Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

Jam

Display
Slogan

Bupati Resmikan Kantor Desa Lolo dan Songka

image

TANAH GROGOT – Baru-baru ini Bupati Paser HM Ridwan Suwidi meresmikan dua kantor desa yaitu kantor Desa Lolo Kecamatan Kuaro dan kantor Desa Songka Kecamatan Bato Sopang. Kedua kantor desa ini dibangun dengan menggunakan dana dari Alokasi Dana Desa (ADD) 2011.

Prosesi peresmian di kedua dimulai dengan penandatanganan prasasti, penguntingan pita dan kemudian pembukaan pintu kantor yang semuanya dilakukan oleh Bupati didampingi Ketua DPRD H Kaharuddin SE, plt Asisten I bidang pemerintahan Drs H Heriansyah Idris MSi, dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Drs Katsul Wijaya MSi.

Di Lolo, peresmian kantor desa juga dihadiri Ketua Pengadilan, Komandan Kodim 0904, dan wakil Kajari. Desa ini merupakan pemekaran dari desa asal yakni Desa Keluang Lolo, yang dibagi dua pada 19 April 2011 lalu menjadi Desa Lolo dan Keluang Paser Jaya.

Oleh karena kantor desa yang lama berada di wilayah Desa Keluang Paser Jaya, pemerintahan Desa Lolo memutuskan untuk membangun kantor desa yang baru dengan dana sebesar 334 juta di atas lahan seluas 4.000 meter persegi. “Selama pembangunan kantor desa, seluruh pelayanan berlangsung di rumah pribadi saya,” jelas Sugito.

Dia menambahkan bahwa kantor yang berdiri megah tersebut adalah merupakan hasil karya Suleman, arsitektur lokal yang merupakan warga asli Lolo. Sugito menambahkan partisipasi masyarakat sangat tinggi dalam pembangunan kantor desa itu. “Saat ini warga desa Lolo berjumlah 1.541 jiwa (September 2011), dimana 70 persen di antaranya merupakan warga asli Paser,” katanya.

Sementara di desa Songka Kades Edi Sopianto terang-terangan memuji Bupati karena telah dua kali mengunjungi desa itu sejak dimekarkan dari Desa Batu Kajang. Bupati juga meresmikan desa itu pada 31 Maret 2010 lalu.

Pembangunan kantor desa ini menelan biaya sebesar 350 juta rupiah dengan luas lahan 100x58 meter. Edi mengatakan bahwa keseluruhan dana pembangunan diambil dari ADD, namun perusahaan tambang batubara seperti PT Kideco Jaya Agung dan beberapa sub kontraktornya turut memberikan bantuan di bidang lain, sehingga kantor desa itu tampak megah di atas tanah yang lebih tinggi dari wilayah di sekitarnya.

Kepada kedua desa Bupati berpesan agar selalu meningkatkan pelayanan sebagai pintu gerbang pertama. “Desa-desa yang baru dimekarkan akan bekerja sedikit ekstra untuk mengejar ketertinggalan dari desa lain,” pesan Bupati. (hp4)

 

Foto: Bupati meresmikan kantor desa.

Fri, 30 Dec 2011 @07:16


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Copyright © 2018 Jimi paser · All Rights Reserved