Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

Jam

Display
Slogan

Desember 2010

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PELAKSANAAN PEMBERIAN TALI ASIH

BAGI PNS DI LINGKUNGAN PEMKAB. PASER YANG TELAH MEMASUKI PURNA TUGAS/PENSIUN

Tanah Grogot , 15 Desember 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi dan Salam Sejahtera

 

Yth. Sekretaris Daerah Kabupaten Paser ;

Yth.Para Asisten, Staf Ahli, Kepala SKPD di Lingkungan Pemerintah   Kabupaten Paser ;

Yth. Saudara Purna Tugas;

dan hadirin sekalian yang berbahagia;

Pertama-tama marilah   kita bersama-sama memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, alhamdulilah berkat rahmat dan karunia-Nya sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga dapat hadir di tempat ini dalam acara pemberian Tali Asih bagi PNS purna tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser dan silaturahmi dengan Bapak-bapak kita, yang telah memasuki masa purna tugas atau pensiun, yang saat   ini telah hadir bersama-sama kita.

  Hadirin yang saya hormati,

Pada kesempatan yang baik ini, saya atas nama keluarga dan Pemerintah Kabupaten Paser, mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya dan terima kasih yang sebanyak-banyaknya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah saudara berikan selama ini, terutama selama menjalankan tugas-tugas kepemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan di lingkungan Birokrasi Pemerintah Kabupaten Paser.

Namun yang pasti, segala apa yang telah saudara sumbangkan, baik berupa tenaga, pikiran, ide, sampai-sampai kadangkala meninggalkan keluarga demi melaksanaan tugas yang diembankan, tentu Allah SWT akan memberikan pahala yang setimpal, atas amal bakti yang saudara-saudara berikan tersebut.

Sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yang selama ini dijalankan oleh saudara-saudara, tentu tidak akan berakhir dari sebuah pengabdian melainkan wujud keberhasilan selama melaksanakan tugas dan amanat sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Nilai-nilai pengabdian kepada negara, bangsa dan masyarakat tentu telah terpatri atau tertanam dalam jiwa saudara-saudara. Karena pada prinsipnya purna tugas merupakan awal untuk berkiprah secara penuh dalam kehidupan masyarakat yang sarat dengan dinamika, baik secara invidu maupun kelompok, dengan bekal pengalaman yang dimiliki selama menjadi PNS, sangat diperlukan dalam pembangunan sesuai bidang yang dimiliki saat aktif di pemerintahan.

Saudara-saudara Purna tugas yang saya hormati,

      Setiap masa, ada masanya untuk datang, tentu ada pula masanya untuk pergi. Namun yang akan menjadi kenangan adalah nama baik yang diikuti oleh perbuatan baik dan bermanfaat bagi orang lain terutama bagi bangsa dan negara.

      Hal ini tersebut tentu telah dilakukan oleh saudara yang saat ini telah memasuki masa purna tugas. Namun diantaranya, mungkin selama ini negara belum begitu banyak memberikan yang lebih kepada saudara-saudara, apakah berupa kesejahteraan, fasilitas atau berupa penghargaan lainnya.

      Tapi tentu kita sepakat, bahwa disatu sisi kita sama-sama mengakui bahwa  negara belum mampu sepenuhnya memberikan berbagai kemudahan dan fasiltas yang cukup, atau penghasilan yang besar bagi Pegawai Negara sipil (PNS). Kondisi tersebut tentu dapat kita rasakan, bahwa beban yang ditanggung oleh negara saat ini sangat berat, baik secara ekonomi, maupun dari segi anggaran dan belanja negara. Oleh karena kondisi demikian, maka sebagai wujud ucapan terima kasih dan perhatian, Pemeritah Kabupaten Paser memberikan bantuan tali asih sesuai kemampuan keuangan Pemerintah Kabupaten Paser. Mudah-mudahan  Saudara-saudara purna tugas dapat memahami bersama-sama dengan penuh kesadaran, dan memakluminya.

Akhirnya sekali lagi saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya, kepada saudara-saidara yang telah memasuki Purna tugas atau pensiun.

Hadirin yang berbahagia,

      Demikan beberapa hal yang perlu saya sampaikan pada kesempatan baik dan berbahagia ini, untuk menjadi perhatian kita bersama, terutama tentunya kepada saudara-saudara yang telah memasuki purna tugas.

Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-Nya kepada kita semua. Amin.

 

Sekian terima kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Wassalamualikum Wr.Wb.

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA KEGIATAN PESTA BUDAYA PANTAI TANJUNG ARU 2010 DAN KOMPETISI SEPAK BOLA TANJUNG HARAPAN “OPEN III 2010”

Sabtu, 25 Desember 2010

 

 

“Assalamuallaikum wr. wb.”

 

Yth. Camat Tanjung Harapan;

Yth. Unsur Muspika Kecamatan   

        Tanjung Harapan

Yth. Kapospol Tanjung Harapan;

Yth. Danramil Tanjung Harapan;

 

Para Kepala Desa, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Pemuda Tanjung Aru serta hadirin yang berbahagia.

 

Mengawali sambutan ini, perkenankan saya mengajak hadirin untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat dan menganugerahkan nikmat serta hidayah kepada kita sekalian, sehingga kita masih diberikan kesempatan dan kesehatan untuk menyaksikan kembali salah satu kegiatan budaya, yaitu     Pesta Budaya Pantai   Tanjung Aru 2010 dan Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010”.

 

Hadirin yang saya hormati

 

Dengan terselenggaranya Pesta Budaya Pantai ini, pertama-tama saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Tanjung Harapan, dan secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi pula kepada Panitia Pelaksana, yang telah menggali dan mempertahankan kegiatan ini untuk menjadi agenda budaya yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Dan tentu ini adalah sebagai salah satu wujud dari rasa syukur kepada Allah SWT, Sang Pemberi Rezeki atas limpahan dan hasil laut bagi para nelayan dan masyarakat setempat.

 

Hadirin sekalian yang berbahagia

 

Sebagaimana kita ketahui bersama ditengah maraknya pertunjukan moderen saat ini  kita wajib mempertahankan posisi kesenian budaya tradisional agar tetap eksis.    Upaya mempertahankan keberadaan dan kelestarian seni budaya tradisional,  termasuk pesta budaya pantai ini, menjadi tanggung jawab kita bersama sebagai Warga Negara dalam hal ini pemerintah dengan masyarakat. 

 

Disatu sisi pemerintah berkewajiban untuk mengalokasikan pendanaan, penyediaan infrastruktur dan iklim yang memungkinkan seni budaya tradisional tumbuh, maju dan berkembang, bersamaan dengan itu para  budayawan dan seniman dituntut pula kreativitas dan inovasinya untuk mengembangkannya dalam bentuk pergelaran, pementasan dan pertunjukan.

 

Perhatian pemerintah daerah terhadap pengembangan dan pelestarian seni budaya tradisional selama ini cukup tinggi, salah satunya diwujudkan dengan dibentuknya kelembagaan pemerintah yakni  Dinas Pariwisata Kabupaten Paser.

Dukungan dan perhatian terhadap pengembangan seni budaya dan nilai-nilai tradisi lokal sudah semestinya ditunjukkan bukan saja oleh pemerintah daerah, tetapi juga oleh lembaga kemasyarakatan serta kalangan lainnya yang memiliki akses dan kapasitas ke arah itu.  Mengingat seni budaya tradisional bagaimanapun juga adalah asset bangsa dan keberadaanya dapat memperkuat khasanah budaya serta jati diri bangsa.

Sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada masyarakat Paser, Pemerintah Daerah tidak lagi terlibat secara langsung pada penyelenggaraan upacara adat.  Aparat pemerintah daerah hanya bertindak sebagai fasilitator dan katalisator, dengan harapan agar suasana budaya   menjadi marak dengan bercirikan keaslian daerah yang muncul dari kreatifitas masyarakat kita.

Sehubungan dengan itu saya berharap kepada para pemangku, sesepuh dan pemimpin organisasi kemasyarakatan adat agar dapat mempertahankan seni budaya tradisional bukan saja sebagai identitas daerah tetapi juga sebagai sarana promosi dan investasi daerah.

Saya berharap pengembangan kebudayaan Paser tidak berhenti sampai disini, tetapi terus diupayakan dan diperjuangkan serta diwariskan kepada generasi muda karena s emoderen apapun gaya kehidupan kita, nilai-nilai tradisional seharusnya tetap lestari demi mempertahankan identitas dan jati diri.

 

Pada kesempatan berkumpul seperti ini saya kembali mengingatkan dan meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Hindarilah hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan agar proses kegiatan ini berjalan dengan lancar sehingga apa yang menjadi tujuan pelaksanaan kegiatan ini dapat tercapai.

 

Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Pesta Budaya Pantai Tanjung Aru 2010, hari ini, Sabtu 25 Desember 2010 saya nyatakan dibuka secara resmi. Semoga kegiatan-kegiatan kita ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, amin.

 

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi dan membimbing kita semua.

 

Terima kasih.

Wabillahi Taufik Walhidayah, Wasalamualaikum    Wr.Wb.

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

  PADA ACARA PENUTUPAN PAMERAN KERAJINAN UMKM,

DALAM RANGKA HARI JADI 

KE-51 KABUPATEN PASER

Tanah Grogot,

26 Desember 2010

 

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb

 

Yth. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Paser;

 

Yth. Sekretaris Daerah, Staf Ahli, 

       Asisten, dan Kepala Instansi di Lingkungan Pemerintah 

       Kabupaten Paser ;

Yth. Panitia Pameran Kerajinan UMKM ;

 

Para peserta, undangan dan hadirin sekalian yang berbahagia;

 

Puji syukur senantiasa tercurah ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga Pameran Kerajinan UMKM dalam rangka Hari Jadi ke-51 Kabupaten Paser Tahun 2010, dengan tema “Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Daerah Untuk Kaltim Bangkit dan Paser Bangkit 2013”  yang kita gelar selama kurang lebih 6 (enam) hari ini dapat berlangsung dengan aman , tertib dan lancar.

 

Hadirin yang Saya Hormati,

 

Dengan berakhirnya pameran ini, hendaknya dapat kita jadikan sebagai momentum   yang sangat berarti bagi peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat, yang tentunya memerlukan dukungan semua pihak.

Pameran ini memiliki makna yang strategis dan relevan dalam upaya kita menggugah dan meningkatkan peran serta masyarakat dalam peningkatan ekonomi yang kreatif dan industrialisasi yang terus berkembang.

 

Hadirin yang Berbahagia

 

Mari terus kita kembangkan ekonomi kreatif ini, agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak lagi, meningkatkan penerimaan negara dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh masyarakat Paser.

Karena itulah, dikesempatan yang baik ini, dan dengan disemangati Hari Jadi ke-51 Kabupaten Paser, saya mengimbau perlunya kita senantiasa meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk kesinambungan jalannya pembangunan.

Sehubungan dengan telah selesainya penyelenggaraan pameran ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Paser saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada seluruh peserta pameran, kepada masyarakat yang turut berpartisipasi dalam pameran ini serta kepada panitia dan semua pihak yang berperan disini sehingga pameran ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

 

Dan kedepan saya berharap pelaksanaan Pameran ini akan dapat lebih baik dan ditingkatkan lagi, dimatangkan lagi, baik dalam segi persiapan-persiapan, kenyamanan lokasi, kenyamanan stand dan lain sebagainya.

 

Demikian beberapa hal yang dapat saya kemukakan pada hari ini, kurang lebihnya saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan dihati hadirin sekalian, Akhirnya, dengan mengharap karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa          dan dengan mengucapkan Allhamdulillahirabbil a’lamin , Pameran Kerajinan UMKM ini secara resmi saya tutup.

 

Terima kasih.

Wabillahi Taufik Walhidayah Wasalamu’alaikum Wr.Wb.

 

 

 

 

 

PADA ACARA PERAYAAN NATAL

Tanah Grogot, 27 Desember 2010

 

 

Yth.            Kementrian Agama Kabupaten Paser;    

Yth.            Camat Kuaro;

Yth.      Unsur Muspika Kuaro;

Yth.            Pastor, Pendeta dan Para Majelis Jemaat

 

Seluruh Undangan Yang Berbahagia.

 

 

Selamat Malam Dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua,

 

Pada kesempatan yang berbahagia malam hari ini, kita mengajak kita sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas rahmat dan kuasanya sajalah kita bisa berkumpul di tempat ini untuk mengikuti Perayaan Natal tahun 2010.

Setiap tahun umat Kristiani merayakan Natal dan tentunya merupakan suatu momen yang sangat dinanti-nantikan.

Semoga kali ini umat Kristiani dapat merayakan Natal, berbagi kasih natal dan damai sejahtera bagi sesama seperti malam hari ini.

Hadirin Yang Berbahagia,

 

Dalam kaitannya dengan Visi dan Misi Pembangunan di Kabupaten Paser yang berusaha menyelaraskan pembangunan fisik dan peningkatan Mutu Sumber Daya Manusianya, termasuk dalam akhlak dan moral, perayaan natal oleh insan-insan pembangunan sangatlah penting untuk dilakukan agar kita bisa sama-sama mengambil waktu untuk merenungkan kembali apa yang kita lakukan satu tahun ini. Apa yang telah kita berikan pada pembangunan di Tana Paser ini.

Sumbangsih kita yang baik dalam pembangunan tak lepas kaitannya dengan akhlak dan moral kita yang baik sebagai insan pembangunan. Bila seorang individu tak memiliki akhlak dan moral yang baik, maka apa yang dilakukannya tidak akan baik pula.

Hadirin Yang Berbahagia,

Melalui perayaan natal ini, saya ingin mengajak kita sekalian untuk sama-sama membuka hati kita dan intropeksi atas apa yang telah kita lakukan selama satu tahun ini. Apa yang telah kita tekadkan pada natal tahun lalu untuk menjadi insan yang lebih baik.

Dan bila kita sama-sama merasakan belum menjadi lebih baik, tak ada salahnya bila kita membulatkan tekad kita untuk menjadi lebih baik di tahun yang akan datang. Memang tidak ada manusia yang sempurna, akan tetapi tidak ada salahnya bila kita mencoba untuk menjadi lebih baik dari yang sudah-sudah.

Hadirin Yang Berbahagia,

Dengan damai natal tahun ini pula saya ingin berpesan dan mengajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di daerah Kabupaten Paser ini. Persatuan dan kesatuan ini tidak hanya di kalangan umat Kristiani saja akan tetapi juga di antara semua umat beragama serta suku yang ada di Kabupaten Paser.

Sangat menyejukkan hati tentunya bila kita bisa melihat antar umat beragama serta yang berbeda suku bisa hidup berdampingan dalam damai dan sejahtera. Kondisi ini tidak akan bisa terwujud bila hanya satu pihak saja yang mengusahakannya. Perlu komitmen dari semua pihak agar persatuan dan kesatuan serta perdamaian dapat bisa terwujud di Tana Paser ini.

Pada kesempatan ini pula saya ingin mengajak untuk lebih lagi meningkatkan toleransi antar agama. Perbedaan seharusnya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk bisa bersatu. Justru dengan adanya perbedaan membuat kita merasa lebih kaya dan beranekaragam, hingga membuat kita semakin mempererat jalinan persaudaraan di antara kita semua.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada malam hari ini, semoga dengan perayaan natal ini dapat memberikan penerangan hati bagi kita semua sehingga apa yang kita lakukan selanjutnya mendapat tuntunan dari Yang Maha Kuasa. ” SELAMAT HARI NATAL ”

Sekian, terima kasih dan Salam Sejahtera.

 

 

 

 

 

 

 

 

“Assalamuallaikum wr. wb.”

 

Yth. Camat Tanjung Harapan;

Yth. Unsur Muspika Kecamatan   

       Tanjung Harapan

Yth.   Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot;

Yth. Kapospol Tanjung Harapan;

Yth. Pos Koramil Tanjung Harapan;

Yth. Para Kepala Desa, Tokoh Adat,

        Tokoh Agama, Tokoh

  Masyarakat;

 

Dan para peserta Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010” serta hadirin yang berbahagia.

 

Puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta nikmat kepada kita sekalian, terutama nikmat sehat yang memungkinkan kita dapat mengikuti dan menghadiri Penutupan Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010”.

 

Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW dan keluarga dan para sahabatnya, semoga dengan berkahnya, dilepaskan kita dari segala macam kesulitan, ditunaikan hajat, dilimpahkan rezeki dan  disejahterakan.

 

Hadirin yang berbahagia

 

Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010” yang telah kita saksikan bersama-sama, saya harap dapat dijadikan sebagai sarana silaturahmi dan pembinaan prestasi.

 

Tujuan dari penyelenggaraan kompetisi pada setiap cabang Olah Raga, selain untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan, juga dimaksudkan untuk menggali potensi atlet-atlet muda yang dapat diproyeksikan ke event yang lebih tinggi. 

 

Dengan rutinitas latihan dan kontinuitas event seperti ini, tidak menutup kemungkinan di Kecamatan Tanjung Harapan akan lahir atlet – atlet muda yang bisa dibanggakan bangsa Indonesia. Hal ini tentu saja bisa terjadi, apabila pemberdayaan, pendanaan, pelatihan serta pembinaan benar-benar ditangani secara serius.

 

Hadirin yang saya hormati,

Melalui pembinaan olah raga, maka secara otomatis kita telah membangun peradaban dan perdamaian yang mampu melahirkan jiwa raga yang sehat, yang beradab.

 

Untuk itu dalam kesempatan yang baik ini, kepada seluruh peserta saya ingatkan melalui semangat olah raga ini, agar selalu meningkatkan rasa kebersamaan, sportifitas, memperkokoh persatuan dan kesatuan menuju Kabupaten Paser yang adil, makmur damai dan  sejahtera.

 

 

Hadirin yang Saya Hormati,

 

Berkaitan dengan telah selesainya pelaksanaan Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010” ini, pada kesempatan ini pula saya ucapkan selamat kepada para peserta yang telah berhasil meraih juara dan kepada peserta yang belum berhasil saya harap tidak berkecil hati, tetaplah semangat dan giat berlatih untuk meningkatkan kemampuan agar kedepan bisa meraih prestasi. Ingatlah bahwa kegagalan hanyalah sukses yang tertunda.

 

Kepada seluruh peserta saya mengajak, untuk mengukuhkan tekad, dan berusaha maksimal untuk meraih prestasi terbaik untuk mengharumkan nama daerah, dengan keunggulan kualitas, profesionalitas, sportifitas  dan semangat yang tinggi.

Hadirin Sekalian yang Berbahagia,

 

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, dan dengan mengucapkan “Alhamdulillahirobbil ‘alamin” Kompetisi Sepak Bola Tanjung Harapan ”Open III 2010”, dengan ini secara resmi, saya nyatakan ditutup. Semoga kegiatan kita ini mendapatkan ridha dari Allah, SWT. Amin.

 

 

Sekian terima kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Wassalamualikum Wr.Wb.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA MUSYAWARAH CABANG KE II
IKATAN BIDAN INDONESIA (IBI)
KABUPATEN PASER

Tanah Grogot, Sabtu, 11 Desember 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth. Kandep Kesehatan;

Yth. Ketua PD IBI Kaltim;

Yth. Ketua PC IBI Paser;

Yth. Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth. Peserta Musyawarah Cabang IBI Kab. Paser;

Para undangan dan hadirin yang berbahagia.

 

Segala puji dan ungkapan rasa syukur kita persembahkan kepada Allah SWT. Karena atas segala limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga kita dapat dipertemukan, dalam rangka pembukaan Musyawarah Cabang Ke II Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Paser.

Para Bidan yang saya cintai,

Seluruh bidan yang terhimpun dalam wadah IBI Kabupaten Paser berjuang dan sadar akan hak dan kewajibannya dengan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap umat manusia, harus selalu berupaya memberikan darma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan keprofesiannya.

Ini merupakan salah satu pilar pokok dalam pembangunan kesehatan. Untuk itu IBI perlu meningkatkan cara kerja yang professional dalam berpegang teguh pada sumpah bidan dan etika kebidanan untuk menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan pada saat ini, di satu pihak semakin meningkatnya kebutuhan dan tuntunan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta perkembangan masyarakat global di pihak lain, menyebabkan pengabdian profesi seorang bidan semakin hari semakin kompleks. Agar pengabdian profesi tersebut tetap berjalan sesuai dengan cita-cita luhur profesi kebidanan, maka rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap hak-hak azasi pasien harus dijunjung tinggi oleh para bidan.

Pengalaman dan penghayatan ilmu itu akan bertambah penting karena keberadaan profesi kebidanan tidak bisa dilepaskan dari dinamika kehidupan bermasyarakat. Di samping itu bidan turut berperan aktif bersama Pemerintah Kabupaten Paser dalam pembangunan di bidang kesehatan secara menyeluruh dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Hadirin yang berbahagia,

Untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat kabupaten Paser, saya mengharapkan peran serta para bidan, sebagai kelompok masyarakat yang mengerti betul kondisi dan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Paser.

Untuk itu melalui kesempatan Musyawarah Cabang ke II Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Paser ini, saya menitipkan harapan kepada para bidan beberapa hal di bawah ini.

Pertama , s ekitar 60 persen kelahiran di Indonesia ditolong bidan. Ini berarti kebutuhan akan bidan sangat tinggi. Namun mengingat luas wilayah Kabupaten Paser, dengan ratusan desa dan puluhan dusun yg ada dipelosok wilayah tidak sebanding dengan jumlah kebutuhan bidan yang masih sangat kurang, yaitu 200 orang. Tahun ini, formasi bidan tidak disediakan oleh pemerintah pusat ke pemerintah daerah kabupaten Paser. Sehingga penerimaan tahun ini ditiadakan untuk tenaga bidan. Kita semua berharap semoga tahun mendatang, tenaga bidan dapat direncanakan lagi pada formasi tahun 2011. Untuk itu, janganlah putus harapan, tetaplah bekerja dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

 

Kedua , Pemerintah Kabupaten Paser mengharapkan peran serta para bidan dalam membantu menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia, yang tercatat tertinggi dibanding negara-negara ASEAN lainnya. Untuk itu, diharapkan seluruh bidan yang ada di Kabupaten Paser dapat bersinergi meminimalisir AKI dan AKB dengan memberikan penyuluhan dan bimbingan kepada ibu usia produktif.

Ketiga , kebersihan dan kesehatan di lingkungan Rumah Sakit, Puskesmas dan lingkungan tempat praktek mutlak diperlukan, agar tercipta lingkungan yang bersih.

Para Bidan yang berbahagia,

Selanjutnya saya mengimbau para bidan yang belum berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil, agar jangan menuntut untuk bisa dijadikan PNS. Pemerintah Kabupaten Paser sudah menganalisa dan merumuskan formasi kebutuhan bidan, dan terbukti bahwa daerah ini selalu kekurangan tenaga bidan. Oleh karena itu saya menyarankan saudara-saudara yang belum menjadi PNS agar mengikuti seleksi-seleksi formal yang dilaksanakan oleh Pemerintah.

Sementara, kepada para bidan yang telah menjadi tenaga PNS juga saya berpesan agar dapat mengabdi dengan sebaik-baiknya. Jangan meminta untuk dipindahkan ke tempat lain, karena masyarakat di tempat Saudara sangat mengharapkan keberadaan Saudara. Saya juga menekankan untuk tidak menjadikan Paser sebagai batu loncatan. Dari sejumlah kasus sebelumnya, ada beberapa tenaga medis dari luar daerah yang lulus sebagai PNS. Namun setelah beberapa tahun, mereka meminta untuk pindah ke tempat asalnya. Ini merusak sistem dan tatanan pemerintahan serta merugikan masyarakat Kabupaten Paser.

 

Hadirin yang berbahagia,

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim , Musyawarah Cabang Ke II Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Paser saya nyatakan dibuka dengan resmi.

Sekian terima kasih,

Wabillahi taufik walhidayah,

Assalamualaikum wr.wb.

 

 

 

 

 

 

 

SAMBUTAN MENTERI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK

REPPUBLIK INDONESIA

PADA PERINGATAN HARI IBU

KE-82 TAHUN 2010

Yth.  Bupati Paser

Yth. Forum Koordinasi Pimpinan

  Daerah;

Yth. Ketua Pengadilan Negeri;

Yth. Ketua dan Wakil Ketua DPRD;

Yth. Anggota DPRD;

Yth.  Sekretaris Daerah, Staf Ahli, dan

        Kepala Instansi di  Lingkungan

        Pemerintah Kabupaten Paser

Yth. Kasdim 0904 Tanah Grogot

Yth. Wakil Kepala Polres Paser

 

Seluruh tamu undangan dan hadirin

yang berbahagia

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera bagi kita semua

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas ijin-Nya kita semua dapat hadir dalam kesempatan yang bersejarah dan Insya Allah penuh berkah pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke-82 Tahun 2010 ini.

Peringatan Hari Ibu yang setiap tahun selalu kita peringati bersama pada tanggal 22 Desember, berupaya untuk terus mengingatkan kepada kita semua akan perjuangan kaum perempuan bersama-sama dengan kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan bangsa. Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta merupakan tonggak sejarah puncak perjuangan kaum perempuan, dan pada Kongres Perempuan yang ketiga tahun 1938 sejak saat itu ditetapkan sebagai Hari Ibu. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur, Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun oleh segenap bangsa Indonesia. Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya dimaksudkan agar seluruh Warga Negara Indonesia, laki-laki dan perempuan terutama generasi muda, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar negeri senantiasa mengenang dan

menyegarkan kembali ingatannya akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan. Selain itu, PHI selalu diperingati setiap tahun dimaksudkan untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan tersebut di atas kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, guna makin mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta tekad untuk mewujudkan perdamaian yang dilandasi semangat pesatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengamalan Pancasila

Hadirin sekalian yang berbahagia,

Pada tahun 2010 ini, kita sudah memperingati Hari Ibu selama 82 tahun. Selama kurun waktu ini kita sudah melihat berbagai kemajuan yang dialami oleh perempuan Indonesia . Mereka telah berperan secara aktif, balk sebagai subyek maupun obyek pembangunan, berkiprah di berbagai bidang pembangunan sebagai agen perubahan dan duduk di dalam jabatan-jabatan strategis, dan dapat menikmati hasil pembangunan bersama-sama dengan kaum laki-laki di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa semangat perjuangan yang telah dirintis sejak tahun 1928 yang lalu tetap dipelihara dan bahkan ditingkatkan hingga saat ini. Dengan kata lain, perjuangan kaum perempuan yang telah dirintis selama 82 tahun tersebut telah menjadikan kita semakin kokoh dalam mengisi dan melanjutkan cita-cita bangsa. Namun demikian tidak dapat dipungkiri masih banyak tantangan yang kita hadapi di dalam memberdayakan kaum perempuan dan upaya mewujudkan kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, mengingat masih kentalnya budaya patriarki di sebagian wilayah Indonesia, dan masih adanya diskriminasi gender dan tindak kekerasan terhadap perempuan yang memperlambat terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

Untuk itu tema yang diangkat guna memperingati Hari Ibu ke-82 Tahun 2010 ini adalah "Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Membangun Karakter Bangsa dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bermartabar.

  Makna dari tema ini antara lain adalah nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki merupakan landasan bagi pembentukan karakter dan budi pekerti untuk mencintai tanah air dan bangsa, dan memegang teguh rasa nasionalisme, serta wawasan kebangsaan yang hakiki. Sejalan dengan itu, maka upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan perlu dimulai sejak dini dari dalam keluarga, diteruskan ke sekolah dan lingkungan masyarakat. Penghargaan dan toleransi terhadap kemajemukan suku, umat beragama, ras dan antar golongan, sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa, juga perlu dikedepankan dan terus diperkuat.

Kata "sehat" dimasukkan ke dalam tema kali ini menunjukkan bahwa tanpa adanya kesehatan maka tidak mungkin bangsa kita dapat melaksanakan pembangunan. Selain itu bermakna bahwa fokus PHI tahun 2010 ini antara lain adalah untuk mendukung terwujudnya salah satu Tujuan Pembangunan Millenium bidang kesehatan pada tahun 2015. Upaya-upaya penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan sebagai bagian dari upaya mewujudkan peradaban bangsa juga harus menjadi agenda utama penegakan hak azasi perempuan.

Hadirin sekalian yang saya hormati

Pembangunan pemberdayaan perempuan agar dapat setara dengan laki-laki memerlukan peningkatan koordinasi, sinergisitas dan keterpaduan antara kementrian dan lembaga dan antar kementrian dan lembaga dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan yang terkait dan dunia swasta dengan tetap berpegang teguh pada 4 pilar dasar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, agar perjuangan kita tidak akan sia-sia, tetapi justru semakin kokoh di masa mendatang.

Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan. Selamat merayakan Hari Ibu ke-82 di tahun 2010. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa selalu meridhoi upaya yang kita lakukan untuk semakin meningkatkan kualitas SDM Indonesia, agar menjadi bangsa yang tangguh dan slap berkompetisi dengan negara-negara lain.

Terima kasih,

Wabillahi taufik wal hidayah,

Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh.

 

Jakarta, 22 Desember 2010

 

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia

 

Linda Amalia Sari, S.Ip

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA DIKLAT KOMPETENSI PENDIDIK

Tanah Grogot , 19 Desember 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Yth. Kepala Dinas Pendidikan    Kabupaten Paser ;

 

Yth. Kepala Dinas Pendidikan Kab.  

        Paser ;

 

Yth. Direktur Utama LPTE Mahabbah    

        Cipta Insani Kaltim ;

 

Yth.      Trainner dan Fasilitator Utama Nasional Prof. DR. Ismet Basuki;

Yth.      Bapak/Ibu Guru;

 

dan hadirin sekalian yang berbahagia;

 

 

Mari kita sama-sama mengawali kegiatan ini dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah, SWT, semoga segala aktifitas kita senantiasa mendapatkan bimbingan, rahmat dan rahim-Nya untuk menambah pengetahuan dan kemampuan kita menuju Guru yang profesional yang hari ini terangkum dalam sebuah pertemuan yaitu Diklat  Kompetensi Pendidik dengan tema “Langkah Tepat Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menuju Guru Profesional” yang bekerja sama dengan Lembaga Pendidikan, Trainning dan Event Organizer Mahabbah Cipta Insani Kaltim.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW dan keluarga dan para sahabatnya, semoga dengan berkahnya, dilepaskan kita dari segala macam kesulitan, ditunaikan hajat, dilimpahkan rezeki dan disejahterakan Bumi Daya Taka yang kita cintai ini.

Hadirin yang saya hormati,

Kondisi Pendidikan di Kabupaten Paser diakui memiliki kekurangan-kekurangan yang mendasar jika dibanding dengan daerah lain terutama di Pulau Jawa. Perbedaan yang lebih kontras akan terlihat jelas manakala kita menyoroti kualitas dan mutu tenaga pengajar. Kondisi ini membuat Paser sangat memerlukan tenaga-tenaga pendidik yang selalu mampu memberikan inspirasi kepada setiap anak didik.

Kita semua pasti menyadari bahwa guru merupakan faktor penentu utama proses pendidikan dan pembelajaran. Tidak ada guru, tidak ada pendidikan. Hanya dengan sentuhan guru profesional yang bermartabat, terlindungi dan sejahtera, anak-anak bangsa akan menerima proses pembelajaran yang mendidik dan bermutu.

Pemerintah sedang dan akan terus secara sungguh-sungguh berupaya memberdayakan guru agar benar-benar tumbuh dan berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan bagi mereka sebagai implikasi Undang-undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 35.

Karena itu, sebagai Guru hendaknya selalu mengembangkan pola mengajar yang dapat menarik minat anak didik agar keterserapan ilmu dapat maksimal. Proses KBM tidak lagi harus berada dalam kelas, mencatat atau mendikte. Ada pola-pola mengajar yang dirujuk dari hasil-hasil penelitian dapat diterapkan para Guru, seperti alunan musik yang dapat   mengaktifkan otak kiri dan otak kanan anak didik. 

 

Hadirin yang Saya Hormati,

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran atau RPP adalah p erkiraan atau proyeksi mengenai tindakan apa yang akan dilakukan pada saat melaksanakan kegiatan pembelajaran. RPP harus menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan telah dijabarkan dalam silabus.

Prinsip-prinsip dalam menyusun RPP, haruslah diperhatikan. Guru harus memperhatikan perbedaan individu siswa didik, mendorong partisipasi aktif siswa didik, mengembangkan budaya membaca dan menulis proses pembelajaran, memberikan umpan balik dan tindak lanjut,   keterkaitan dan keterpaduan serta menerapkan teknologi informasi dan komunikasi.

Untuk membuat RPP bukanlah hal yang mudah tetapi bukan pula hal yang sulit jika kita terus berlatih untuk membuat sebuah RPP yang hasilnya sesuai harapan.

 

Hadirin yang Saya Hormati,

Untuk itu, jadikanlah Diklat ini sebagai laut yang penuh dengan ilmu. Timbalah sebanyak-banyaknya, agar tidak hanya sekedar mendapatkan sertifikat semata. Tapi mampu membuat sebuah terobosan dan inovasi baru bagi dunia pendidikan di Bumi Daya Taka yang kita cintai ini.

 

Hadirin yang berbahagia,

 

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim,   Diklat  Kompetensi Pendidik dengan tema “Langkah Tepat Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menuju Guru Profesional”, hari ini Minggu, 19 Desember 2010 saya nyatakan dibuka secara resmi. Semoga kegiatan kita ini mendapatkan ridha dari Allah, SWT. Amin.

Sekian terima kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Wassalamualikum Wr.Wb.

 

 

 


SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PENUTUPAN GEBYAR PASER BERKREASI

HARI JADI Ke-51

KABUPATEN PASER 2010

Tanah Grogot ,

28 Desember 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Yth. Forum Koordinasi Pimpinan Daerah;

 

Yth. Sekretaris Daerah, Staf Ahli,  

       Asisten, dan Kepala Instansi di  

       Lingkungan Pemerintah  

       Kabupaten Paser ;

Yth. Panitia Gebyar Paser Berkreasi;

 

Para peserta, undangan dan hadirin sekalian yang berbahagia;

 

Alhamdulillah kita semua saat ini masih dalam keadaan sehat wal’afiat, dan kita pun masih diberikan-Nya kekuatan dan kenikmatan. Untuk semua itu, marilah kita tidak henti-hentinya memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala Tuhan Yang Maha Pengasih dan lagi Maha Penyayang. Berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya jualah kita semua dapat menghadiri acara Penutupan Gebyar Paser Berkreasi, sebagai salah satu kegiatan memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Paser ke-51 Tahun 2010.

Kegiatan ini selaras dengan tema Hari Jadi kali ini, yaitu   “Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Daerah Untuk Kaltim Bangkit dan Paser Bangkit 2013”.

Salah satu sumber daya daerah adalah budaya daerah yang merupakan  produk dan nilai tradisi daerah yang pasti dimiliki setiap suku bangsa di Indonesia.

Kondisi geografis, lingkungan alam, asal usul sejarah dan filosofi kehidupan merupakan unsur-unsur yang membentuk nilai tradisi budaya sehari-hari setiap suku bangsa di tanah air yang mengakar dalam. Kesenian, adat istiadat dan tradisi budaya yang unik dan khas dapat dikemas dan ditampilkan menjadi atraksi wisata yang menarik seperti tari-tarian, musik dan nyanyian tradisional, upacara adat, pawai budaya, kuliner dan banyak lagi lainnya.

Ditengah menggeliatnya budaya modern yang dapat menggusur budaya lokal,  kita harus dapat melakukan kolaborasi antara budaya daerah dan budaya modern. Seperti yang sudah dilakukan pada kegiatan kali ini, yaitu salah satunya pada lomba busana  dengan nuansa batik Paser. Dengan desain yang unik dan kreatif tanpa meninggalkan nilai budaya dan agamais religius.

 

Hadirin yang saya hormati

 

Saya sangat senang mendengar laporan dari panitia bahwa jumlah peserta cukup banyak. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk memeriahkan Dirgahayu  Paser. Semoga tahun depan bisa lebih meriah dan banyak lagi. Saya berharap, kegiatan ini mampu melahirkan seniman-seniman yang kelak mampu melestarikan nilai budaya Paser ditengah perkembangan zaman yang semoga pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Paser.

Hadirin yang saya hormati

Saya ucapkan selamat kepada para pemenang, semoga tidak cepat puas atas pencapaiannya. Selalu lakukan inovasi, improvisasi dan lebih kreatif lagi.

Dan kepada peserta yang belum meraih juara, jangan patah arang dan terus berlatih, karena kekalahan hanyalah sebuah kemenangan yang tertunda jika kita terus berusaha untuk mencapainya.

Hadirin yang berbahagia

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini. Dengan mengucapkan “Alhamdulillahirobbil ‘alamin” Gebyar Paser Berkreasi Tahun 2010”, Selasa 28 Desember 2010 dengan ini secara resmi, saya nyatakan ditutup.

Semoga kegiatan kita ini mendapatkan ridha dari Allah SWT. Amin.

Sekian terima kasih.

Wabillahit taufiq wal hidayah

Wassalamualaikum wr. Wb.

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PEMBUKAAN PAMERAN KERAJINAN UMKM, FESTIVAL BUDAYA KEMBO DAN GEBYAR PASER BERKREASI

HARI JADI Ke-51 KABUPATEN PASER 2010

Tanah Grogot ,

21 Desember 2010

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Yth. Forum Komunikasi Muspida 

       Kabupaten Paser;

Yth. Sekretaris Daerah, Staf Ahli,  

       Asisten, dan Kepala Instansi di  

       Lingkungan Pemerintah  

       Kabupaten Paser ;

Yth. Panitia Pameran Kerajinan

       UMKM,  Festival Budaya Kembo  

       dan Gebyar Paser Berkreasi;

 

Para peserta, undangan dan hadirin sekalian yang berbahagia;

 

Pada kesempatan yang baik dan Insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak para hadirin sekalian untuk sekali lagi memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas perkenan rahmat dan ridho-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan,  dan kesehatan untuk melanjutkan karya kita, dan pengabdian kita untuk memajukan masyarakat dan membangun daerah Paser yang kita cintai.

Saya ingin menggunakan kesempatan yang baik ini untuk pertama-tama, mengucapkan selamat atas diselenggarakannya Pameran Kerajinan UMKM, Festival Budaya Kembo dan Gebyar Paser Berkreasi dalam rangka Hari Jadi ke-51 Kabupaten Paser Tahun 2010, dengan tema “Kita Tingkatkan Kualitas sumber Daya Daerah Untuk Kaltim Bangkit dan Paser Bangkit 2013”.

Dari tahun ke tahun, pameran yang digelar Pemerintah Kabupaten Paser selalu berkembang dan bermetamorfosis dalam berbagai nama dan tema. Selain terus berkembang, penyelenggaraannya sama-sama kita saksikan makin baik, makin teroganisir, makin menarik, makin rapi dan trennya pun positif.

Saya sungguh memberikan penghargaan yang tinggi, ditengah-tengah kita menghadapi kesulitan ekonomi sekarang ini, sebagaimana pula dihadapi oleh bangsa-bangsa yang lain, kita terus berkreasi untuk meningkatkan ekonomi daerah dan kesejahteraan rakyat, dalam hal ini melalui Pameran Kerajinan UMKM.

Upaya pelestarian seni budaya pun tak luput dari perhatian kita. Budaya daerah merupakan identitas bagi suatu daerah, termasuk daerah Paser yang kaya akan adat istiadat dan seni budaya yang harus kita lestarikan bersama hingga tak akan lekang dimakan waktu. Untuk itu, Festival Budaya Kombo dan Gebyar Paser Berkreasi turut memeriahkan hari Jadi Kabupaten Paser yang insya Allah akan segera kita buka pada hari ini.

Atas perkembangan yang baik dari kegiatan ini, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Panitia Pameran Kerajinan UMKM, Festival Budaya Kembo dan Gebyar Paser Berkreasi yang telah bekerja keras untuk mempersiapkan segalanya, serta kepada seluruh peserta yang menyukseskan berlangsungnya kegiatan-kegiatan ini.

Hadirin yang saya hormati

     Kita ingin terus mengembangkan ekonomi, seni dan budaya yang kreatif. Ekonomi kreatif tentu bukan hanya terbatas pada handicraft, ekonomi kreatif juga berupa musik, fashion, desain dan berbagai produk lainnya, produk budaya, produk warisan yang semuanya dengan seni dan budaya kreativitas yang tinggi dipadukan dengan teknologi menjadi produk ekonomi kreatif. Kita terus menggalakkan, agar ekonomi kreatif terus berkembang di daerah kita, serta industrialisasi terus berkembang.

     Mari terus kita kembangkan ekonomi kreatif ini, agar bisa menciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak lagi, meningkatkan penerimaan negara dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh masyarakat Paser.

     Kita sering mendengar ada sejumlah hambatan bagi para pelaku ekonomi kreatif, utamanya para pelaku usaha mikro, usaha kecil dan menengah. Yang sering disampaikan kepada Pemerintah, terutama menyangkut modal usaha. Kemudian menyangkut desain dan mutu produk serta yang berkaitan dengan promosi dan pemasaran.

     Mari kita lihat satu persatu. Modal, untuk memberikan pinjaman modal yang mudah. Pemerintah telah menetapkan kebijakan Kredit Usaha Rakyat dengan pola penjaminan. Pemerintah Pusat telah mengalokasikan dana untuk diberikan pinjaman kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah, termasuk pelaku ekonomi kreatif.

     Menyangkut desain dan mutu, kita terus mengaplikasikan teknolgi, inovasi teknologi, dengan demikian produk yang dihasilkan semakin berkualitas.

Ketika saya berkunjung ke kecamatan, saya banyak melihat produk ekonomi kreatif kita makin berkualitas, makin indah, makin cantik, sehingga memiliki daya saing dan keunggulan yang tinggi, tidak kalah dengan produk daerah-daerah lain. Kemudian menyangkut promosi dan pemasaran, Pameran Kerajinan UMKM sore hari ini, serta Festival Budaya Kembo dan Gebyar Paser Berkreasi adalah merupakan wujud, agar kita bisa membantu pelaku ekonomi kreatif untuk mempromosikan, untuk memasarkan dan menjual produk-produknya, melestarikan kebudayaan daerah dan memacu kreativitas, inovasi dan improvisasi dalam berkesenian bagi para seniman Paser.

Kita ingin ke depan terus mengembangkan dan mendiversifikasikan produk kita, semua cabang-cabang dunia usaha kita libatkan, semua kecamatan kita imbau dan kita libatkan pula. Dan sekaligus memperkenalkan seni budaya daerah kita pada event-event nasional maupun internasional.

Hadirin yang berbahagia

     Bagian kedua dari sambutan saya berkenaan dengan Hari Jadi Kabupaten Paser yang ke-51 pada tahun 2010 ini. Saya menyambut baik dan mendukung tema Hari Jadi kali ini, “Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Daerah Untuk Kaltim Bangkit dan Paser Bangkit 2013”. Saya ingin mengulangi dan menambahkan pesan dan harapan saya kepada semua warga Bumi Daya Taka.

Pertama, mari kita terus bangun Kabupaten Paser, daerah yang kita cintai ini, agar makin maju, makin modern, makin meningkat ekonominya, dan makin meningkat pula kesejahteraan penduduknya.

Yang kedua,  mari kita terus bangun dan pelihara Kabupaten Paser agar daerah kita ini tetap aman, makin tertib, makin sehat, makin indah, makin rapi.

Yang ketiga, mari kita cegah dan jangan biarkan Paser yang kita cintai ini tiba-tiba menjadi tidak aman, tiba-tiba penuh dengan kekerasan, apalagi tindakan-tindakan yang anarkhis. Kalau itu terjadi, kita semua menangis, kita merugi karena 51 tahunkita membangun Paser, agar tampil sebagai Kabupaten yang indah, maju dan modern, tiba-tiba harus mengalami kerusakan oleh mereka-mereka yang tidak bertanggung jawab.

Hadirin yang berbahagia

     Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Pameran Kerajinan UMKM, Festival Budaya kembo dan Gebyar Paser Berkreasi, hari ini, Selasa 21 Desember 2010 saya nyatakan dibuka secara resmi. Semog kegiatan-kegiatan kita ini mendapatkan ridho dari Allah SWT, amin.

Sekian terima kasih.

Wabillahit taufiq wal hidayah

Wassalamualaikum wr. Wb.

 

BUPATI PASER

Ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 

Thu, 13 Jan 2011 @13:50
Tags: humaspro


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 5+6+0

Copyright © 2018 Jimi paser · All Rights Reserved