Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

Jam

Display
Slogan

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013

image

 Dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah, perencanaan strategis merupakan langkah awal yang harus dilakukan  oleh isntansi pemerintah agar mampu menjawab  tantangan lingkungan strategis lokal, nasional dan global dan tetap dalam tatanan sistem adminstrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia  dengan pendekatan perencanaan strategis yang jelas dan sinergis, instansi pemerintah lebih dapat menyelaraskan visi dan misinya dengan potensi, peluang dan kendala yang dihadapi dalam upaya peningkatan akuntabilitas kinerjanya

Perencanaan strategis kabupaten/kota dikenal dengan dengan isntilah RPJMD atau Rencana Jangka Menengah Daerah, sebagaimana dinyatakan  dalam Undang-undang Nomor 25 tahun 2005 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan merupakan Perencanaan Strategis Daerah (Renstrada),     merupakan pejabaran Visi, Misi, Arah Kebijakan dan Rencana Program Indikatif Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah terpilih, yang telah disampaikan kepada masyarakat pemilih dan dalam Sidang Paripurna DPRD dalam tahapan kampanye pemilihan pasangan Calon Kepala Daerah/ Wakil Kepala Daerah secara langsung. Di samping itu, RPJMD yang disusun juga mengacu pada RPJP Nasional dan berbagai kebijakan dan prioritas program Pemerintah daerah dan Pemerintah            Provinsi. Selain itu penyusunan RPJMD dimaksudkan memberikan  landasan kebijakan  taktis strategis lima tahunan dalam kerangka pencapaian visi misi sebagai tolok ukur pertanggungjawaban kepala daerah  pada akhir tahun anggaran dan akhir masa jabatan.

VISI DAN MISI

1.  V I S I

 

Bupati dan Wakil Bupati Paser, hasil pemilihan Kepala Daerah tahun 2010, menetapkan visi yang akan menjadi arah penyelenggaraan pemerintahan dan

pembangunan dalam lima tahun ke depan, yaitu : 

 

“MENUJU MASYARAKAT KABUPATEN PASER YANG AGAMAIS, SEJAHTERA DAN BERBUDAYA”

 

 

 

 

Visi di atas mengandung pengertian:

1)   Penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan ditujukan bagi kepentingan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Paser.

2)   Penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan dalam 5 (lima) tahun mendatang merupakan upaya meletakkan landasan bagi terwujudnya masyarakat Kabupaten Paser yang agamais, sejahtera dan berbudaya.

3)   Masyarakat  agamais mengandung pengertian bahwa masyarakat yang ingin diwujudkan adalah masyarakat yang religius, yakni masyarakat yang menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur agama yang dianutnya.

4)   Masyarakat sejahtera mengandung pengertian masyarakat yang telah mencapai  kemajuan dalam seluruh aspek kehidupannya  dan seluruh potensi hidupnya telah berkembang, baik dipandang dari aspek material maupun spiritual.

5)   Masyarakat berbudaya mengandung pengertian bahwa masyarakat yang ingin diwujudkan adalah masyarakat yang memiliki kekuatan dan ketahanan sosial yang ditandai oleh tertanamnya nilai-nilai budaya pada setiap warganya, yaitu nilai-nilai yang mencerminkan ketakwaan, kedisiplinan, ketaatan pada norma-norma hukum, kesetiakawanan dan tenggang rasa, demokratis, gemar bekerja keras, gemar memperdalam pengetahuan dan meningkatkan penguasaan teknologi.

2.  M I S I

 Misi adalah sesuatu yang harus diemban atau dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah beserta komponen-komponennya agar visi yang ditetapkan berhasil diwujudkan dengan baik. Untuk mewujudkan visi yang telah ditetapkan, maka disusunlah misi sebagai berikut:

 

1.    Mengembangkan  Ekonomi Kerakyatan

2.    Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia

3.    Menumbuhkembangkan Kehidupan Masyarakat Berbudaya

4.    Mewujudkan Kabupaten Konsevasi

5.    Meningkatkan Prasarana Wilayah

 

 

TUJUAN DAN SASARAN

 

Untuk mewujudkan misi maka dijabarkan kedalam tujuan (Goal) yang bersifat kualitatif yang ingin dicapai dalamkurun waktu 1 sampai dengan 5 tahun, selanjutnya tujuan dijabarkan kedalam sasaran yang bersifat spesifik yang bersifat kuatitatif dan dapat diukur secara bulanan, triwulan,semester maupun tahunan.

 

Tujuan merupakan suatu kondisi ideal yang ingin dicapai atau diwujudkan  pada kurun waktu tertentu. Tujuan meletakkan kerangka prioritas untuk memusatkan arah semua program dan kegiatan dalam melaksanakan misi.

Sasaran merupakan bagian integral dalam sistem perencanaan strategik yang terfokus pada tindakan dan alokasi sumber daya dalam kegiatan atau aktivitas. Sasaran bersifat spesifik,  terukur baik secara kualitatif maupun kuantitatif, sehingga dapat diukur secara nyata dalam jangka waktu tertentu baik tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan. 

Hubungan Misi, Tujuan dan Sasaran dalam RPJMD Kabupaten Paser terlihat pada tabel dibawah :

Tabel 11

Misi, Tujuan dan Sasaran

No

Misi

Tujuan

Sasaran

1

Mengembangkan ekonomi kerakyatan

Memperbaiki perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat golongan ekonomi lemah yang pada umumnya berdomisili di pedesaan, melalui peningkatan kuantitas dan kualitas lapangan usahanya

1.    Pembangunan Pertanian Terpadu

2.   Pengembangan Usaha Kecil & Menengah

3.   Pengembangan Industri Kecil

4.   Peningkatan Peran Koperasi dan Peningkatan Keterampilan Masyarakat

2

Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia

 

Meningkatnya kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia sehingga memiliki daya saing yang tinggi

5.   TerpenuhinyaPelayananKesehatan yang Bermutu

6.   MeningkatnyaPelayananPendidikanDasarygBermutudanMerata

7.   TersedianyaPusat-PusatLatihanKetermpilan

8.   TerbangunnyaSistemPerlindunganSosial

9.   MeningkatnyaKesejahteraanKeluarga

3

Menumbuhkembangkan kehidupan masyarakat yang berbudaya.

Mewujudkan ketahanan sosial sehingga masyarakat Kabupa-ten Paser mampu berkembang dan meraih kemajuan di atas landasan nilai-nilai kepribadi-annya sendiri serta sanggup menghadapi berbagai tan-tangan perubahan zaman.

10.  Tertanamnya nilai-nilai budaya yang sanggup mengantarkan setiap warga masyarakat Kabupaten Paser memasuki dunia modern dan era globalisasi.

 

4

Mewujudkan Kabupaten Konservasi.

Menjadikan Kabupaten Paser sebagai kabupaten yang men-junjung tinggi prinsip-prinsip konservasi

11.   Terjaganya kawasan konser-vasi sehingga kawasan ter-sebut dapat berperan dan berfungsi dalam meningkat-kan kesejahteraan masya-rakat.

 

5

MeningkatkanPelayananPrasarana Wilayah

MewujudkanKabupatenPasersebagaiKabupaten yang mempunyaiInfrastruktur yang secaraRiildapatmenggerakkanEkonomi

12.  Meingkatkanperekonomikerakyatan

13.  Berkurangnya Kesenjanganpembangunanantarkawasan (pedalaman, tengahdanpantai)serta Terbukanyawilayah yang terbelakang, terpencildandaerahpedalaman

 

 

Indikator utama kinerja sasaran strategis tersaji pada Form Perencanaan Strategis

A.   Strategi pencapaian

 

 

Strategi pencapaian tujuan dan sasaran ditetapkan dalam serangkaian Kebijakan, Program dan Kegiatan dan ditetapkan berdasarkan Fungsi-fungsi.

1.    Kebijakan

Kebijakan umum daerah pada hakekatnya merupakan pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan pelayanan publik agar dapat mencapai tujuan dan sasaran pembangunan secara efektif dan terarah dengan berorientasi pada hasil yang ingin dicapai selama kurun waktu tertentu.

Kebijakan disusun dengan memperhitungkan semua potensi, peluang, kendala dan ancaman yang mungkin timbul dengan mendasarkan  kebutuhan nyata daerah serta tetap mengedepankan aspirasi masyarakat yang selalu berkembang sehingga mampu menjawab semua persoalan yang dihadapi.

Kebijakan yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Paser terkait sasaran strategis yang hendak dicapai yaitu :

2.    Program dan Kegiatan

Program merupakan sekumpulan Kegiatan yang sistematis dan terpadu serta dilaksanakan sebagai upaya mencapai sasaran yang telah ditetapkan.

Program dan kegiatan yang terkait secara langsung dengan sasaran strategis antara lain :

Tabel 12 Sasaran dan Program

No

Sasaran

Program

1

Pembangunan PertanianTerpadu

1)    Program PeningkatanPenerapanTeknologiPertanian/Perkebunan

2)    Program PeningkatanKesejahteraanPetani

3)    Program PeningkatanKetahananPanganPertanian/Perkebunan

4)    Program peningkatanproduksipertaniandanperkebunan

5)    Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir

6)    Program Pengembangan Budidaya Perikanan

7)    Program Pengembangan Perikanan Tangkap

8)    Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan

9)    Program Peningkatan Penerapan Teknologi Peternakan

10) Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan

11) Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan

2.

Pengembangan usaha kecil dan menengah

 

1)    Program perlindungankonsumendanpengamananperdagangan

2)    Program pengembangansistempendukungusahabagiusahamikrokecilmenengah

3)    Program PengembanganKewirausahaandanKeuanggulanKompetitif Usaha Kecil Menengah

3.

Pengembangan industri kecil

1)    Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

2)    Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

3)    Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri

4)    Program Penataan Struktur Industri

4.

Peningkatan peran koperasi dan peningkatan Keterampilan Masyarakat

 

1)    Program peningkatanKewirausahaandanKeunggulanKompetitif UMKM

2)    Program PeningkatanEfesiensiPerdaganganDalamNegeri

3)    ProgramPeningkatanKualitasKelembagaanKoperasi

5.

Terpenuhinya pelayanan kesehatan yang bermutu

 

1)    Program obat dan perbekalan kesehatan

2)    Program upaya kesehatan masyarakat

3)    Program perbaikan gizi masyarakat

4)    Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular

5)    Program pengadaan, peningkatandanperbaikansaranadanprasaranapuskesmas/pusbandanjaringannya

6.

Meningkatnya pelayanan pendidikan dasar yang bermutu dan merata

 

1)    Program PendidikanAnakUsiaDini

2)    ProgramPendidikanMenengah

3)    Program Pendidikan Non Formal

4)    Program PeningkatanMutuPendidikDanTenagaPendidikan

5)    ProgramManajemenPelayananPendidikan

7.

Tersedianya pusat-pusat latihan keterampilan

1)    Program PeningkatanKualitasdanProduktivitasTenagaKerja

8.

Terbangunnya sistem perlindungan social

 

1)    Program pengembangankinerjapengelolaanpersampahan

2)    Program pengembanganperumahan

3)    Programlingkungansehatperumahan

4)    Programpengelolaan areal pemakaman

5)    Program Pemberdayaan Fasilitas Perumahan

6)    Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa an Jaringan Pengairan Lainnya

7)    Program Penataan Administrasi Kependudukan

8)    Program Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya

9)    Program Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

10) Program Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo

11) Program Pembinaan Eks Penyandang Penyakit Sosial (Eks Narapidana, PSK, narkoba, dan Penyakit Sosial Lainnya)

12) Program Peningkatanperansertadankesetaraan gender dalamPembangunan

13) Programpenguatankelembagaanpengarusutamaan gender dananak

9

Meningkatnya kesejahteraan keluarga

 

1)     Program KeluargaBerencana (KB)

2)     Program Promosi Kesehatan Ibu, Bayi dan Anak melalui Kelompok Kegiatan di Masyarakat 1

3)     Program Pengembangan Bahan Informasi tentang Pengasuhan dan Pembinaan Tumbuh Kembang Anak 1

4)     Program Penyiapan Tenaga Pendamping Kelompok Bina Keluarga 1

5)     Program Peningkatan Peran Serta dan Kesetaraan Gender dalam Pembangunan 5

10

Tertanamnya nilai-nilai budaya yang sanggup mengantarkan setiap warga masyarakat Kabupaten Paser memasuki dunia modern dan era globalisasi

 

1)     ProgramPeningkatanKeamananDanKenyamananLingkungan (FKDM)

2)     ProgramPemeliharaanKantrantribnasDanPencegahanTindakKriminal

3)     Program Pengembangan Destinasi Pariwisata

4)     ProgramPengelolaanKeragamanBudaya

5)     ProgramKekayaanBudaya

11

Terjaganya kawasan konservasi sehingga kawasan tersebut dapat berperan dan berfungsi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat

 

1)   Programpengendalianpencemarandanperusakanlingkunganhidup

2)  ProgramPerlindunganDanKonservasiSumberDayaHutan

3)  Program pengawasandanpenertibankegiatanrakyat yang berpotensimerusaklingkungan

4)  Programrehabilitasihutandanlahan

5)  Programpemgembanganekwisatadanjasalingkungan di kawasan-kawasankonservasilautdanhutan

6)  Programperlindungandankonservasisumberdayaalam

7)   ProgrampengelolaanRuang Terbuka Hijau (RTH)

12

meningkatkan peran ekonomi kerakyatan

 

1)   ProgrampeningkatanKetahanan Pangan (Pertanian/Perkebunan)

2)  Program PembinaanPedagang Kaki Lima danAsongan

3)  Program PenyediaanFasilitasPasar

13

Berkurangnyakesenjanganpembangunanantarkawasan (pedalaman, tengahdanpantai)serta Terbukanyawilayah yang terbelakang,terpencildandaerahpedalaman

1)   Program Pembangunan JalandanJembatan

2)  Program PeningkatanPelayananAngkutan

3)  Program PengembanganInfrastrukturPedesaan

 

b.

rencana kinerja

 

Rencana Kinerja merupakan proses penyusunan rencana kinerja sebagai penjabaran dari sasaran dan program yang telah ditetapkan dalam rencana strategis, yang akan dilaksanakan  oleh instansi pemerintah melalui berbagai kegitan tahunan. Penyusunan Rencana Kinerja dilaksanakan seiring dengan agenda penyusunan dari kebijakan anggaran serta merupakan komitmen bagi instansi untuk mencapainya dalam tahun tertentu. Didalam rencana kinerja ditetapkan rencana capaian kinerja tahun untuk seluruh indikator kinerja yang ada pada tingkat sasaran dan kegiatan.

Dokumen rencana kinerja memuat informasi tentang sasaran yang ingin dicapai dalam tahun yang bersangkutan, indikator kinerja sasaran dan rencana capaiannya. Indikator kinerja adalah ukuran kualitatif dan kuantitatif yang menggambarkan tingkat pencapaian suatu kegiatan yang telah ditetapkan.

Adapun Perencanaan Tahunan Pemerintah kabupaten Paser tahun 2013 tersaji pada lampiran form Rencana Kinerja Tahunan yang bersifat kompilatif.

 

c.

penetapan kinerja

 

Penetapan Kinerja (TAPKIN) merupakan tekad dan janji kinerja tahunan yang akan dicapai dan disepakati antara pihak yang menerima amanah/pengemban tugas dan penanggungjawab kinerja dengan pihak yang memberikan amanah/tugas dan tanggungjawab kinerja.

PenetapanKinerjaadalahsesuatudokumen yang di dalamnyatertuangrencanakinerja yang definitive atausudahmenjadi RKA/DPA – SKPD, PenetapanKinerjaKabupaten Paser Tahun 2013 sebagai berikut :

  

Tabel 13

Penetapan Kinerja Kabupaten Paser

Tahun 2013

 

Sasaran

 

Indikator Kinerja

Target

v Pembangunan pertanian terpadu

1

Peningkatan jumlah hasil produksi pertanian dan perkebunan :

a.   Produksi Padi (kw)

b.   Produksi Kelapa Sawit

c.   Produksi Karet (kw)

 

 

444.650

10.000.000

97.000

 

2

Peningkatan jumlah hasil peternakan :

a.   Sapi (ekor)

b.   Kambing (ekor)

c.   Itik (ekor)

 

1.539

576

1.600

 

3

Peningkatan jumlah hasil perikanan

26.382

 

4

Meningkatnya kemampuan nelayan terhadap pemanfaatan teknologiproduksi perikanan

 

161

 

5

Tersedianya lembaga penyedia benij unggul (BBU, BBP, UPR dll)

 

17

 

6

Meningkatnya kemampuannelayandalamteknikbudidayadenganpenerapanteknologi modern

 

23.832

 

7

Meningkatnya akses dan kemampuan petani terhadap pemanfaatanteknologiproduksi pertanian (unit)

 

600

 

8

Tersedianya bibit unggul tanaman padi dan palawija serta bibit unggul tanaman di setiap sentra produksi pertanian (ton)

 

 

125

 

9

Tersedianya bibit unggul ternak disetiap sentra produksi peternakan

 

1.000

 

10

Meningkatnyaproduksidanproduktivitashasilperikananbudidaya

a.  Volume produksiperikananbudidaya (ton)

b.  Produktivitasbudidaya air tawar (ton/ha/th)

c.  Produktivitasbudidaya air payau (ton/ha/th)

d.  Produktivitasbudidayalaut(ton/ha/th)

 

 

16.131

 

0,63

 

0,66

 

9

 

11

Meningkatnyaproduktivitasperikanantangkapdankesejahteraannelayan

a.  Jumlahproduksiperikanantangkap (ton)

b.  Jumlahpendapatankotornelayan (Rp 000/nelayan/th)

 

 

10.251

 

72.553

 

12

Meningkatnyaproduksipeternakan per tahun

a.  Produksidaging (ton/th)

b.  Produksitelur (ton/th)

 

 

10

5

 

13

Jumlahkelompokusahamikro di kawasanpesisir yang bankable

20

v Pengembangan Usaha Kecil Dan Menengah

14

Persentase UMKM tanggung dan UMKM mandiri

50%

15

Persentase UKM yang menggunakan teknologi tepat guna

30%

16

Peningkatan penyerapan tenaga kerja pada Usaha Kecil menengah dan Usaha Mikro (tenaga kerja)

30%

17

Meningkatnya kemampuan pelaku Usahan Kecil Menengah dan Mikro dalam pengembangan produk

25%

18

Persentasepeningkatanomset Usaha Mikrodan Kecil Menengah

100%

v Pengembangan Industri Kecil

19

PertumbuhanIndustri

100%

20

PersentasePeningkatannilaiekspor

--

21

PersentaseKerjasama IKM denganSwasta

20%

22

BerkembangnyasisteminovasiteknologiIndustri

10 IKM

23

Persentase IKM yang memanfaatkansumberdayaalam

20%

24

Terbinanyakemampuanteknologiindustri

10%

25

Persentasetersedianyasaranaprasaranaklasterindustri

20%

v Peningkatan Peran Koperasi dan Peningkatan KeterampilanMasyarakat

26

Persentase Koperasi yang mendapatkan penilaian baik

100%

27

Persentase peningkatan koperasi yang SHU-nya meningkat

90%

28

Meningkatnya jumlah koperasi aktif untuk pengembangan usaha kecil mikro disetiap kecamatan

80%

29

Berkembangnya jenis dan skala usaha koperasi

100%

30

Meningkatnya keterampilan aparatur koperasi

100%

31

PersentaseKoperasiaktif

100%

v  Terpenuhinya Pelayanan Kesehatan yang Bermutu

32

Menurunnya Angka Kematian Ibu (AKI)

118/100.000 lahirhidup

33

Menurunnya Angka Kematian Bayi (AKB)

24/1000 lahirhidup

34

Menurunnya Angka Kematian Balita (AKABA)

30/1000 lahirhidup

35

Cakupan Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan

100%

36

Cakupan Desa / Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)

100%

37

Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit TBC BTA

88%

38

Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit DBD

100%

39

CakupankunjunganBayi

90%

40

Cakupankompilasikebidanan yang ditangani

80%

41

Cakupanpersalinanolehtenagakesehatan (PN)

90%

v Meningkatnya Pelayanan Pendidikan Dasar yang Bermutu dan Merata

42

PersentaseGuru terhadap Murid SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK

24%

43

Persentase kelulusan SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA/SMK

100%

44

APK PendidikanAnakUsia Dini (PAUD)

100%

45

AngkaMelekHuruf

100%

46

AngkaPartisipasiMurni (APM) SD/MI/Paket A

100%

47

AngkaPartisipasiMurni (APM) SMP/MTs/Paket B

100%

48

AngkaPartisipasiMurni (APM) SMA/SMK/MA/Paket C

100%

49

AngkaPutusSekolah (APS) SD/MI

100%

50

AngkaPutusSekolah (APS) SMP/MTs

100%

41

AngkaPutusSekolah (APS) SMA/SMK/MA

100%

52

AngkaKelulusan (AL) SD/MI

100%

53

AngkaKelulusan (AL) SMP/MTs

100%

54

AngkaKelulusan (AL) SMA/SMK/MA

100%

55

Angka Melanjutkan (AM) dari SD/MI ke SMP/MTs

100%

56

Angka Melanjutkan (AM) dari SMP/MTs ke SMA/MA/SMK

100%

57

Guru yang memenuhi kualifikasi S1/D-IV

100%

v Jumlah pusat-pusat latihan keterampilan yang tersedia

58

Jumlah pusat-pusat latihan keterampilan yang tersedia

1

v TerbangunnyaSistemPerlindunganSosial

59

Persentase kepemilikan KTP

100%

60

Kepemilikan Akta Kelahiran per 1000 penduduk

100%

61

Persentase penurunankawasan kumuh

10%

62

Persentase Rumah Tangga bersanitasi

100%

63

Persentase Rumah Tangga pengguna Air Bersih

100%

64

Persentase Rumah Layak Huni

100%

65

Jumlah PMKS yang dibantu

100%

66

Sarana sosial seperti Panti Asuhan, Panti Jompo dan Panti Rehabilitasi

21

67

Jumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS)

159

68

Jumlah sarana dan prasarana pemakaman

6

69

Jumlah kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan yang terjadi

20

v MeningkatnyaKesejahteraanKeluarga

70

Prevalensi peserta KB aktif

100%

71

Rasiopetugaslapangan KB/Penyuluh KB (PLKB/PKB) di setiapDesa/Kelurahan

1 : 2

72

Keluarga Pra Sejahtera dan Keluarga Sejahtera I

14.301

73

PKK aktif

100%

74

Posyandu aktif

100%

v TertanamnyaNilai-nilaiBudaya Yang SanggupMengantarkanSetiapWargaMasyarakatKabupatenPaserMemasukiDunia Modern dan Era Globalisasi

 

75

Penurunan angka gangguan keamanan dan ketertiban

100%

76

Pengadaan, PembinaanpelaksanaanCadumLinmas

2.028

77

Rasio aparat terhadap jumlah penduduk

100%

78

Jumlah fasilitas Seni dan Budaya

2

79

Penyelenggaraan Festival Seni dan Budaya

2

80

Benda, Situs dan Kawasan Cagar Budaya yang dilestarikan

4

v Terjaganya Kawasan Konservasi sehingga Kawasan tersebut dapat Berperan dan Berfungsi dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

81

Penurunan jumlah kasus pencemaran lingkungan

4

82

Pemenuhan baku mutu air sungai, limbah industri, limbah rumah sakit

18

83

Pemenuhan baku mutu udara lokasi padat Lalu Lintas, Cerebong Industri

8

84

Persentase perusahaan yang memilki Dokumen AMDAL

5

85

Persentase perusahaan yang memilki Dokumen IPAL

20

86

Persentase Ruang Terbuka Hijau

100%

v  MeningkatkanPeranEkonomiKerakyatan

 

87

Persentase pemberian Pupuk Bersubsidi kepada Petani

100%

88

Jumlahpedagang yang tertampung di Pasar

3.835

v  Terbukanya Wilayah yang Terbelakang, Terpencildan Daerah PedalamandanBerkurangnyaKesenjangan Pembangunan AntarKawasan (PedalamandanPantai)

89

Meningkatnya persentase jalan Desa dengan kondisi baik

100%

90

Meningkatnya persentase jembatan kondisi baik dan sedang

100%

91

Persentase bertambahnya jaringan pelayanan hingga ke wilayah perdesaan

100%

92

Bertambahnya jangkauan jaringan pelayanan hingga ke wilayah perdesaan (pengembangan TIK di perdesaan)

8

93

Meningkatnya kinerja angkutan umum (awak dan non awak)

850.000

94

Berkembangnya angkutan perdesaan

119

 

 

Fri, 28 Mar 2014 @21:41

Copyright © 2018 Jimi paser · All Rights Reserved