Cek Nama Domain

Cek Nama Domain ?

HUMASPRO
image

HUMAS PRO PASER

054324123


Jl.Noto Sunardi No.1 Tana Paser Kab.Paser Kalimantan Timur
Kategori
Artikel Terbaru
Komentar Terbaru
Arsip

Jam

Display
Slogan

PIDATO BUPATI PASER BULAN APRIL

image

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

DALAM ACARA PENYAMPAIAN LAPORAN KEUANGAN DAERAH (LKD) KABUPATEN PASER

KEPADA BPK RI

PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

TAHUN ANGGARAN 2012

 

Tana Paser, 01 April 2013

 

Assalamualaikum Wr.Wb.

Yth.    Gubernur Kaltim;

Yth..Kepala BPK-RI Perwakilan

       Provinsi Kalimantan Timur;

Yth. Ketua DPRD Kabupaten

       Paser;

Serta hadirin yang berbahagia,

Mengawali kegiatan hari ini mari kita sama-sama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan ijin dan perkenan-Nya kita dapat bertemu, dan bersama-sama dalam keadaan sehat wal’afiat, untuk menyerahkan Laporan Keuangan Daerah (LKD) Kabupaten Paser Tahun Anggaran 2012.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad, SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga kita semua mendapatkan syafaatnya hingga akhir zaman.

Hadirin yang Berbahagia,

Pemerintah Kabupaten Paser menyampaikan rasa terima kasih atas upaya BPK dalam menjalankan tugas pemeriksaan.  Mengingat ini adalah suatu kewajiban bagi semua daerah termasuk pemerintah Kabupaten Paser.

Pemerintah Daerah Kabupaten Paser berkomitmen dan bertekad untuk memperbaiki laporan keuangan dan akan terus berupaya diantaranya dengan program peningkatan SDM dalam hal pengelolaan keuangan daerah, membuat kebijakan pengelolaan keuangan sesuai dengan regulasi dan peraturan perundang-undangan serta perbaikan dalam pengelolaan aset  daerah.

Untuk itu kami berharap arahan dari BPK RI Provinsi Kalimantan Timur agar Kabupaten Paser kedepannya jauh lebih baik lagi.

Hadirin yang berbahagia,

          Kabupaten Paser dalam menyusun APBD setiap tahunnya selalu memperhatikan prinsip dan kebijakan penyusunan APBD yang telah ditetapkan. Prinsip ini terkait dalam hal kesesuaian kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan daerah, tepat waktu sesuai tahapan dan jadwal serta transparan. Dengan memperhatikan prinsip-prinsip ini maka akan menunjukkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang baik dan optimal transparan dan akuntabilitas serta dipergunakan sebesar-besarnya demi kemakmuran masyarakat Kabupaten Paser.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini.

Sekian dan terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER
PADA ACARA MUTASI DAN PELANTIKAN PEJABAT ESELON II DAN ESELON III DILINGKUNGAN PEMERINTAH
KABUPATEN PASER

 

                            TANA PASER, 2 April 2013                           

 

“Assalamualaikum Wr. Wb.”

Yth.      Ketua DPRD Kab. Paser;

Yth.      Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri Tana Paser;

Yth.      Saudara Wakil Bupati Paser;

Yth.      Saudara Sekretaris Daerah Kabupaten Paser;

Yth.      Seluruh pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Hadirin yang berbahagia.

Syukur alhamdulillah atas berkat dan rahmat Allah SWT, beberapa saat tadi kita telah menyaksikan pelaksanaan pengambilan sumpah dan pelantikan pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser.

Shalawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta Keluarga, Sahabat, Penerus dan orang-orang yang dicintai Beliau sampai akhir zaman.

Hadirin yang Saya hormati,

Pengambilan sumpah dan Pelantikan kali ini merupakan tindak lanjut dari upaya penataan  birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser, yang salah satunya  untuk mengisi jabatan yang lowong karena pejabatnya memasuki batas usia pensiun disamping  upaya penyegaran serta sebagai evaluasi atas kinerja seorang aparatur dalam hal menjawab tuntutan dinamika sebuah organisasi.

Pada kesempatan yang berbahagia ini, Saya ingin menyampaikan beberapa pesan penting sebagai bahan renungan khususnya bagi pejabat yang dilantik pada hari ini, yaitu;

Pertama; Sebagai pemimpin unit kerja, tenaga dan pikiran       Saudara sangat diperlukan untuk memecahkan berbagai persoalan yang menjadi tugas dan tanggungjawab Saudara. Oleh karena itu, Saya berharap Saudara lebih banyak fokus pada kendala-kendala yang sedang dihadapi oleh Pemerintah khususnya yang berkaitan dengan bidang tugas dan tanggungjawab Saudara.

Kedua; Dalam melaksanakan tugas sehari-hari hendaknya Saudara mampu mengendalikan institusi atau unit kerja yang Saudara pimpin, sehingga irama dan suasana kerja berjalan harmonis dan tepat sasaran.

Ketiga; Perlu disadari bahwa jabatan adalah suatu amanah, anugerah dan kepercayaan yang luar biasa dari masyarakat dan Allah SWT. Karena itu, jangan nodai kepercayaan yang diberikan kepada Saudara, dan bekerjalah dengan sungguh-sungguh beserta niat yang tulus demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Paser.

Keempat; Saya minta Saudara segera melakukan konsolidasi ke dalam dan mengambil langkah-langkah yang cukup bijak, agar tidak terjadi keresahan maupun pengkotak-kotakan di antara para staf yang Saudara pimpin dan kepada masyarakat pengusaha.

Kelima; Sebagai pejabat struktural eselon II maupun eselon III, Saya berharap Saudara mampu bertindak sebagai manajer, sekaligus sebagai pemimpin. Sebagai manajer, Saudara dituntut untuk mampu menjadi perencana, pelaksana, dan pengendali organisasi yang Saudara pimpin. Sedangkan sebagai pemimpin, Saudara harus mampu menunjukkan sifat-sifat kepemimpinan, seperti keteladanan, kearifan, konsistensi, mampu mengayomi dan memahami harapan dan keinginan staf internal maupun keinginan masyarakat.

Keenam; Dalam melaksanakan tugas bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan niat yang tulus untuk membangun dan meningkatkan prestasi terbaik yang bisa Saudara persembahkan demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Paser. Karena tugas dan kewajiban yang Saudara emban harus dipertanggungjawabkan,  bukan saja kepada pejabat yang berwenang mengangkat, tetapi secara moral harus Saudara pertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa kelak di kemudian hari.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, selamat menjalankan tugas kepada Saudara yang baru saja dilantik. Semoga Allah, SWT senantiasa melindungi dan membimbing kita semua.

Sekian terima kasih,

Wabillahi Taufik Walhidayah, Asalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 
SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA  ACARA SILATURAHMI PT SERBA MULIA AUTO (DAIHATSU)

 

Tana Paser , 4 Maret 2013

 

Assalamu 'alaikum,Wr. Wb.

Yth.     Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.     Pimpinan PT. Serba Mulia Auto (Daihatsu) Kabupaten Paser;

Yth.    Camat Se-Kabupaten Paser;

Yth. Kepala Desa Se-Kabupaten Paser;

Undangan dan hadirin sekalian

 

Dalam setiap helaan napas dan kedipan mata dan sebagai insan yang bertaqwa kepada Allah SWT, tentu saja sudah menjadi kewajiban kita semua untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberi kesempatan dan kesehatan, sehingga kita semua dapat hadir bersama-sama dalam acara silaturahmi pada hari ini.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan untuk junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang cinta kepada Beliau. Semoga kita mendapatkan syafa’atnya di hari kemudian. Amin, amin ya Robbal ‘alamin.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

          Kepada Pimpinan PT. Serba Mulia Auto (Daihatsu), Saya atas nama pemerintah Kabupaten Paser mengucapkan terima kasih atas kerja samanya selama ini. Semoga apa yang telah kita lakukan adalah yang terbaik yang dapat kita lakukan bagi Bumi Daya Taka yang kita cintai ini.

          Kita menyadari bahwa “Tak ada gading yang tak retak”. Semua yang kita lakukan mungkin jauh dari sempurna tetapi yakinlah niat kita selalu ingin memberikan yang terbaik bagi daerah. Jika ada hal yang tidak berkenan selama bermitra, semoga dapat sama-sama memperbaikinya dan dijadikan pengalaman untuk kedepannya.

Hadirin yang berbahagia,

          Pada tahun 2012, sebanyak 130 mobil operasional atau yang lebih sering kita sebut “Mobil Ungu” telah diserahkan ke desa-desa.  Dan menyusul pada tahun 2013 ini, sembilan desa baru juga akan menerima kendaraan multiguna in sehingga genaplah 139 mobil untuk 139 desa.

          Pemerintah Kabupaten Paser berharap fasilitas ini dapat mendukung pelaksanaan tugas-tugas pokok pemerintahan, dan hendaknya dimanfaatkan sebagai sarana untuk lebih memacu dan mempercepat penyelenggaraan pelayanan. Selain itu juga untuk menunjang optimalisasi capaian target kinerja yang telah ditetapkan bagi seluruh desa.

          Saya ingin mengingatkan, jika kendaraan tersebut merupakan barang inventaris Pemerintah Kabupaten Paser. Untuk itu saya berharap kepada para pemegang kendaraan dituntut adanya kepedulian dan ketaatan terhadap aturan dan pedoman yang berlaku. Baik dalam cakupan proses pemakaian dan penggunaan maupun pemanfaatan dan pemeliharaan. Selain itu rasa memiliki atau “sense of belonging” diperlukan agar lahir tanggung jawab untuk menjaga dan merawat serta mampu menerapkan sikap disiplin terhadap kendaraan tersebut. Karena pada  hakekatnya fasilitas ini merupakan kekayaan daerah yang sudah seharusnya kita jaga bersama, baik dari kerusakan, pencurian dan kehilangan. Sehingga dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka waktu yang cukup lama demi mewujudukan percepatan pembangunan yang tidak hanya di ibukota kabupaten namun pembangunan yang adil dan merata hingga ke tingkat desa.

          Kepedulian pemerintah daerah kepada pemerintahan desa tersebut dapat ditindaklanjuti dengan adanya peningkatan kinerja, kompetensi, dan profesionalisme dari seluruh jajaran pemerintahan desa.

Bapak/Ibu dan hadirin sekalian,

          Saya mendapat sebuah informasi jika “Mobil Ungu” yang diberi identitas nama desa dan kecamatan di setiap mobilnya ada yang dihapus atau dihilangkan. Kenapa harus malu atau “galau” dengan keterangan identitas tersebut? Bukankah itu untuk menunjukkan asal desa sehingga bisa diketahui desa mana yang aktif dalam memberikan pelayanan terhadap warganya. Mobil ini memiliki banyak fungsi, bisa dijadikan sebagai “ambulan desa” ketika harus merujuk warganya ke rumah sakit umum daerah. Atau siap siaga ketika penanggulangan bencana. Atau kegiatan lainnya demi kemudahan dan kelancaran kegiatan di desa-desa. Jangan sampai fasilitas ini men-ciderai hati masyarakat.

          Saya ingin kita sepakat, bahwa aparatur pemerintah desa dapat sejalan dengan harapan kita semua yaitu bertekad “Kubangun Desaku” dan berjanji memberikan manfaat yang signifikan bagi pembangunan desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan.  Semoga Allah SWT, senantiasa melimpahkan berkah dan bimbingannya kepada kita semua. 

Sekian terima kasih,

Wabilahi Taufik Walhidayah,

Assalamualikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

 

ttd

 

H.M. RIDWAN SUWIDI

       
    BUPATI PASER
 
 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER
PADA ACARA PEMASANGAN STIKER BBM NON SUBSIDI DI
KABUPATEN PASER

                            TANA PASER, 4 April 2013                           

 

 

“Assalamualaikum Wr. Wb.”

Yth.      Pimpinan SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.      Pimpinan BUMN/BUMD dan Instansi Vertikal di Kabupaten Paser;

Yth.      Para pengusaha ataupun perusahaan yang berada di wilayah kerja Kabupaten Paser;

Yth.      Tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda Kab. Paser

Hadirin serta undangan sekalian yang berbahagia.

Syukur alhamdulillah atas berkat dan rahmat Allah SWT, kita semua kembali dapat berkumpul pada hari ini dalam rangka Sosialisasi penggunaan BBM non subsidi melalui Pemasangan Stiker BBM non subsidi bagi kendaraan angkutan industri.

Shalawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta Keluarga, Sahabat, Penerus dan orang-orang yang dicintai Beliau sampai akhir zaman.

Hadirin yang Saya hormati,

Permasalahan serius yang tengah dihadapi masyarakat saat ini adalah sulitnya memperoleh atau terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang bukan hanya dirasakan di Kabupaten Paser namun juga di seluruh wilayah Republik Indonesia. Kenaikan harga BBM beberapa tahun terakhir semakin menyadarkan masyarakat dan kita semua untuk menggunakan dan memanfaatkan BBM secara bijak, efektif dan efisien. Sayangnya, di berbagai pihak ada juga yang memanfaatkan kondisi langkanya BBM dengan menggunakannya secara berlebihan dan bahkan melakukan penimbunan sehingga hal demikian sangat merugikan masyarakat dan tentu akan berpengaruh pada kelangsungan perekonomian karena harga-harga kebutuhan pokok masyarakatpun dengan sendirinya akan mengalami kenaikan.

Salah satu masalah serius yang timbul adalah proses pendistribusian BBM bersubsidi bagi masyarakat tidak semudah pendistribusian BBM yang tidak bersubsidi karena memiliki resiko penyelewengan pendistribusian dan penyalahgunaan BBM bersubsidi dan hal tersebut sangat mungkin terjadi di tingkat penyalur ataupun pengecer. Pada tingkat agen atau pengecer atau SPBU, peralatan pengisian BBM yang digunakan sekarang ini tidak dapat atau sulit digunakan untuk mengendalikan pembatasan pembelian BBM oleh pelanggan.

Pemerintah melalui instansi terkait telah melaksanakan berbagai sosialisasi baik melalui spanduk yang terpasang di SPBU, iklan layanan masyarakat pada media-media elektronik dan salah satunya yang akan kita laksanakan pada hari ini yaitu pemasangan stiker BBM non subsidi pada kendaraan angkutan industri.

Oleh karena itu, pada kesempatan yang berbahagia ini Saya ingin mengajak kita semua baik kalangan pengusaha maupun masyarakat yang lebih memiliki kemampuan ekonomi untuk bersama-sama memanfaatkan sebaik mungkin BBM terutama ketersediaan kuota bagi Kabupaten Paser sehingga BBM bersubsidi benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat yang lebih membutuhkan.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, semoga melalui kegiatan kita hari ini dapat menjadi salah satu solusi dalam mengatasi kelangkaan BBM khususnya di Kabupaten Paser yang kita cintai ini.

Semoga Allah, SWT senantiasa melindungi dan membimbing dalam setiap amal ibadah kita semua. Amin ya rabbal alamin

Sekian terima kasih,

Wabillahi Taufik Walhidayah, Asalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

 

ttd

 

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 
 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA SOSIALISASI PELAKSANAAN PENGALIHAN  PAJAK  BUMI  DAN  BANGUNAN SEKTOR PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) MENJADI PAJAK DAERAH

TANA PASER, 4 April 2013

 

 

Assalamualaikum Wr.Wb.”

Yth.      Bapak Emir Moeis, dari Komisi XI DPR RI beserta rombongan;

Yth.      Bapak Adijanto selaku Dirjen Dana Perimbangan Kementerian Keuangan RI beserta rombongan:

Yth.      Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Tana Paser;

Yth.      Ketua dan Anggota DPRD Kab. Paser;

Yth.      Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.      Pimpinan Instansi Vertikal di Kab. Paser;

Yth.      Camat, Lurah dan Kepala Desa serta Ketua RT se-Kabupaten Paser;

Yth.      Para Pimpinan BUMN / BUMD;

Yth.      Para Pimpinan Perusahaan di wilayah Kab. Paser;

Yth.      Para narasumber dan peserta sosialisasi;

Hadirin serta undangan sekalian yang Saya muliakan.

Mengawali sambutan ini, perkenankan saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang begitu besar kepada kita semua, sehingga pada hari ini, kita sama-sama dapat menghadiri Pembukaan Sosialisasi Pelaksanaan Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi Pajak Daerah dalam keadaan sehat wal’afiyat.

Selanjutnya, atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Paser, Saya ingin menyampaikan  selamat  datang kepada  Bapak  Emir  Moeis  dari Komisi  XI  DPR  RI   dan  Dirjen Dana  Perimbangan  Kementerian Keuangan Bapak Adijanto, beserta rombongan disertai ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya atas perkenannya melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pengalihan Pajak  Bumi  dan  Bangunan  Perdesaan  dan   Perkotaan ( PBB-P2) menjadi Pajak Daerah di Tana Paser – Kabupaten Paser tercinta ini.

Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi seluruh jajaran di Pemerintah Kabupaten Paser khususnya yang terkait dengan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan Tahun 2014 nanti.

Saudara-saudara, hadirin yang Saya hormati,

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa sebelum dikeluarkannya Undang – Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah, daerah hanya merupakan kepanjangan tangan untuk melakukan pungutan dan hasilnya akan dikembalikan dalam bentuk bagi hasil pajak kepada daerah.

Namun, dengan diserahkannya pengelolaan PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi Pajak Daerah, berarti pemerintah memberikan kewenangan secara langsung kepada Kabupaten Paser untuk lebih optimal mengelola pajak sebagai salah satu jenis pajak daerah yang dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan pendapatan asli daerah.

Terkait dengan itu, maka perlu diambil langkah-langkah yang terencana dan pasti agar proses pengalihan pengelolaan pemungutan, penatausahaan dan monitoring PBB-P2 sebagai salah satu sub sektor penerimaan pendapatan asli daerah yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Hadirin yang berbahagia,

Sejalan dengan itu, untuk mencapai tujuan pembangunan daerah, peran Pajak Bumi dan Bangunan yang merupakan pendapatan asli daerah harus dilaksanakan dengan baik. Untuk  itu, kepada para petugas pajak nantinya, yang merupakan duta percepatan pembangunan dan sebagai mitra kerja Pemerintah agar benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik, dengan memberi penyegaran dan pendekatan kepada masyarakat di desa dan di kota tentang wajib pajak. Demikian pula kepada masyarakat agar dapat bermitra dengan Pemerintah dan mau bahu membahu dalam melaksanakan pembangunan sehingga pembangunan di Kabupaten Paser tercinta ini semakin merata dan dapat dinikmati masyarakat baik di kota maupun di pedesaan.

Pemberian kewenangan pengelolaan PBB Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) secara langsung kepada kabupaten, Selain bernilai positif, hal ini juga merupakan tantangan bagi pemerintah Kabupaten Paser, karena dengan diserahkan kewenangan ini secara otomatis beban kerja dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menanganinya makin bertambah. Oleh karena itu, diperlukan kemampuan dan skill yang memadai dari aparatur dengan dukungan ketersediaan fasilitas aplikasi.

Mengingat arti pentingnya peran Pajak Bumi dan Bangunan dalam meningkatkan pembangunan di Kabupaten Paser, maka saya berharap kepada seluruh peserta aqar dapat mengikuti sosialisasi ini dengan sebaik-baiknya sehingga nantinya diperoleh persamaan persepsi antara wajib pajak dan petugas pajak, antara lain yang menyangkut hak dan kewajiban serta konsekuensi yuridis maupun administrasi jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan perpajakan yang berlaku.

Dalam kesempatan ini, saya ingin berpesan kepada Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah beserta aparat terkait, Para Camat, Lurah dan Kepala Desa, agar dengan diberlakukannya Undang-Undang Nomor 28 tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), agar dapat berperan sungguh-sungguh dan dengan langkah yang cepat dan tepat sesuai dengan mekanisme yang berlaku dengan harapan akan berimplikasi positif terhadap peningkatan pendapatan asli daerah dari sektor pajak.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Saya ucapkan Selamat mengikuti Sosialisasi Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) ini, semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan banyak membawa manfaat bagi kita semua.

Akhirnya dengan ucapan “Bismilahirahmanirahim, “ hari ini, Kamis tanggal 4 April Tahun 2013, kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) menjadi Pajak Daerah. Secara resmi Saya nyatakan dibuka.

Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan rahmat dan meridho’i setiap tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara serta daerah tercinta ini. Amin ya rabbal alamin.

Sekian terima kasih,

 

 

Wabillahit taufiq wal hidayah,

Sumassalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

       
   
 
  BUPATI PASER

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PEMBUKAAN TURNAMEN FUTSAL TRIPLE “D” CUP II KABUPATEN PASER 2013

Tana Paser, 5 April 2013

Assalamualaikum Wr.Wb.  

Yth.    Ketua Pengadilan dan Unsur Muspida Kab. Paser;

Yth.    Sdr. Umar Dhani Pemilik Futsal Triple “D”  Arena Sport;

Yth.    Ketua KONI Kab. Paser;

Yth.    Ketua Pengcab PSSI Paser;

Yth.    Manajer Tim, Pelatih, dan para atlet Futsal Cup II 2013;

Panitia pelaksana dan undangan serta hadirin yang berbahagia.

Salam olahraga,

Pertama-tama Marilah kita mengawali kegiatan ini dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena dengan izin dan perkenan-Nya jualah kita dapat bertemu, dan bersama-sama dalam keadaan sehat wal’afiat untuk mengikuti Pembukaan Turnamen Futsal Triple “D” Cup II Kabupaten Paser Tahun 2013.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad, SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga kita semua mendapatkan syafaatnya hingga akhir zaman.amin.

Hadirin yang Berbahagia,

Olahraga Futsal yang tergolong masih baru di Bumi Daya Taka namun perkembangannya sangat cepat, tidak saja di kalangan remaja, namun juga bagi orang dewasa. Olahraga ini menjadi alat pemersatu yang baru, yang ditandai dengan banyaknya bermunculan klub-klub dari anak sekolah, organisasi-organisasi kemasyarakatan hingga instansi pemerintah.

Peraturan yang sederhana dan lebih praktis, bisa dimainkan di dalam ruangan tertutup, ditambah dengan kultur masyarakat Paser yang sama dengan kebanyakan masyarakat Indonesia lainnya yang sangat menggandrungi dan mendewakan olahraga sebakbola, menyebabkan futsal sebagai olahraga yang langsung mendapat tempat di hati masyarakat, khususnya masyarakat Paser.

Hal ini ditambah dengan sejumlah pihak yang langsung menjawab fenomena tersebut dengan berlomba-lomba membangun arena demi memfasilitasi pencinta futsal untuk menyalurkan hobinya.

Saya sangat mengapresiasi pihak-pihak seperti pemilik Triple D yang memilih untuk membangun arena futsal sebagai sarana olahraga yang juga berfungsi sebagai sarana rekreasi bagi pencinta futsal di Tana Paser.

Hadirin yang berbahagia,

Tujuan lain dari penyelenggaraan setiap turnamen olahraga, termasuk turnamen futsal Triple D Cup II ini adalah untuk mempererat silaturrahmi serta rasa persatuan dan kesatuan di antara semua pemerhati dan pelaku olahraga futsal. Itulah sebabnya pada turnamen ini saya berharap agar nilai-nilai kekeluargaan dan persaudaraan serta sportifitas menjadi pertimbangan penting dalam menyelesaikan setiap konflik dan permasalahan, sekiranya itu muncul sebelum, selama atau sesudah pertandingan berlangsung. Olahraga futsal merupakan olahraga yang terukur dan ada kontak fisik secara langsung, sehingga potensi terjadinya perbedaan pandangan yang bisa berujung pada persitegangan antar atlet maupun pelatih dan ofisial bisa saja terjadi. Untuk itulah sekali lagi saya berharap agar semua pihak yang terlibat untuk memantapkan hati dengan siap menang dan lebih siap untuk kalah. Dalam setiap turnamen saya selalu menitipkan pesan agar semua pihak yang terlibat bisa menjunjung tinggi kersamaan, sportifitas, fair play, memperkokoh persatuan dan kesatuan menuju Kabupaten Paser yang adil, makmur damai dan sejahtera.

Akhirnya saya juga mengajak Pengcab PSSI Kabupaten Paser untuk lebih serius dan fokus untuk melakukan pembinaan terhadap olahraga futsal, siapa tahu di masa datang ada atlet-atlet  futsal dari Paser yang bisa mengangkat nama Kabupaten Paser.

Hadirin yang berbahagia,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanir rahim, turnamen futsal Cup II Tahun 2013 saya nyatakan dibuka secara resmi.

Sekian dan terima kasih,

Selamat bertanding

 

Wabillahit taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

Ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PEMBUKAAN OLIMPIADE OLAH RAGA SISWA SD/MI, SMP, SMA/SMK SE-KABUPATEN PASER

 

Tana Paser,  8 April 2013

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam OlahRaga

Yth.      Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Paser;

Yth.      Sekda Kabupaten Paser;

Yth.      Kepala SKPD Kabupaten Paser;

Yth.      Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Paser;

Yth.      Ketua KONIDA Kabupaten Paser;

Yth.      Para atlit, pelatih dan oficial Se Kabupaten Paser;

Hadirin dan Undangan yang berbahagia;

Pada kesempatan yang berbahagia hari ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan kuasa-Nya jualah kita bisa berkumpul di tempat ini, untuk mengikuti pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) Tingkat SD/MI, SMP dan SMA/SMK se-Kabupaten Paser tahun 2013.

  Shalawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW dan keluarga dan para sahabatnya, semoga dengan berkahnya, dilepaskan kita dari segala macam kesulitan, ditunaikan hajat, dilimpahkan rezeki dan disejahterakan Bumi Daya Taka yang kita cintai ini.

Hadirin  yang Berbahagia,

Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Paser menyambut baik upaya lembaga-lembaga yang terus, tiada henti-hentinya mencari bibit-bibit baru untuk bisa berkompetisi di bidang olahraga, yang merupakan persiapan untuk  bisa berprestasi di bidang olahraga.

Pelaksanaan Olimpiada Olah Raga Siswa Nasional (02SN), yang akan diisi dengan berbagai cabang olah raga, merupakan bagian dari usaha untuk memasyarakatkan olahraga dan peningkatan prestasi olahraga di Kabupaten Paser dikalangan pelajar.

Hadirin yang Berbahagia,

Kegiatan olimpiade olahraga dan siswa yang melibatkan anak-anak usia sekolah, baik pendidikan dasar maupun menengah, pada hakekatnya merupakan upaya mempersiapkan pemuda handal untuk menjadi agen perubahan di masanya kelak. Mengapa demikian, karena pemuda  merupakan aset terbesar yang keberadaan dan kontribusinya sangat diharapkan di masa yang akan datang. Marilah kita ciptakan calon pemuda-pemudi yang memiliki idealisme yang kuat dan kental, sehingga dengan prinsip Paser Buen Kesong anak-anak kita bisa tumbuh dan berkembang dan menjelma menjadi sosok yang kompetitif dan bisa bersaing dengan daerah lain khususnya di bidang olahraga.  Mari kita arahkan anak-anak didik kita untuk mengenali potensi dirinya masing-masing, dan membantu mereka agar bisa mengembangkan potensi itu. Suatu saat nanti mereka akan sangat terbantu dengan potensi dan bakat yang mereka miliki, yang telah dikembangkannya sejak dini. Salah satu cara membantu mereka mengenal jati diri dan potensi mereka adalah dengan kegiatan-kegiatan seperti ini. Untuk itulah saya mengharapkan kegiatan ini dapat dilakukan setiap tahun, karena bukan hanya sekedar penyaluran bakat anak didik, melainkan merupakan momen untuk mengarahkan generasi muda kita lebih dekat ke potensi dirinya, yang merupakan modal kuat mereka sebagai cikal bakal penerus tongkat estafet dari kita semua. Semoga olimpiade olahraga siswa nasional tingkat Kabupaten ini melahirkan atlit pelajar yang siap meraih prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

Hadirin yang Berbahagia,

Saya ingin mengingatkan kepada hadirin sekalian, bahwa Olimpiade adalah merupakan media pembelajaran dan juga sebagai wadah untuk menyalurkan bakat olahraga karena selain bakat dan potensi dalam setiap diri dan individu anak-anak kita, terdapat juga minat dan ambisi yang harus kita arahkan pula sebagai salah satu upaya para orang tua dalam menuntun anak-anaknya menemukan jati diri.

Kepada Ananda sekalian, peserta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, saya menitipkan pesan untuk senantiasa memperbanyak budi dan ilmu, meraih prestasi, tapi tetaplah rendah hati dan jangan sekali-kali memiliki keinginan untuk dipuji. Karena itu adalah salah satu sifat yang dibenci oleh Allah SWT.

Hadirin Yang Berbahagia,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan. Akhirnya dengan senantiasa mengharap ridha dari Allah SWT, dan dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (02SN) tingkat SD/MI, SMP, dan SMA/SMK Se-Kabupaten Paser, secara resmi saya nyatakan dibuka. Selamat berkompetisi dan junjung tinggi sportifitas. Semoga Allah SWT memberkati segala upaya baik kita dalam menciptakan generasi yang berguna bagi keluarga, agama, nusa dan bangsa. Amin.

Sekian terima kasih,

Wabillahi taufik walhidayah,

Wassalamualaikum wr.wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

PADA ACARA PERINGATAN HARI ULANG TAHUN KE-3 DAN PERESMIAN PASAR DESA KLEMPANG SARI

TANA PASER, 9 April 2013

 

Assalamualaikum Wr.Wb.”

Yth.      Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.      Unsur Muspika Kecataman Kuaro;

Yth.      Lurah dan Para Kepala Desa serta Anggota BPD se-Kecamatan Kuaro;

Yth.      Para Pimpinan Perusahaan di wilayah Kecamatan Kuaro;

Yth.      Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda di Kecamatan Kuaro;

Hadirin serta undangan sekalian yang Saya muliakan.

Mengawali sambutan ini, perkenankan Saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang begitu besar kepada kita semua, sehingga pada hari ini, kita sama-sama dapat menghadiri peringatan hari jadi ke-3 Desa Klempang Sari dan sekaligus Peresmian Pasar Desa Klempang Sari.

Selanjutnya, shalawat dan salam senantiasa juga kita haturkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah, Nabi Besar Muhammad, SAW, keluarga dan para sahabatnya, semoga kita mendapat syafa’atnya di Akhirat nanti.

Saudara-saudara, hadirin yang Saya hormati,

Bila dibandingkan dengan desa-desa lain, usia Desa Klempang Sari memang tergolong masih muda, namun Saya berharap usia yang muda ini tidak identik dengan keterbelakangan dan ketertinggalan dari desa-desa lain. Setelah 3 tahun mendiami Klempang Sari dan sejak memisahkan diri dari Kelurahan Kuaro, Masyarakat Klempang Sari tentu sadar dan tahu konsekuensi pemekaran tiga tahun yang lalu dan oleh sebab itu, Kepala Desa bersama warga terus bekerja keras selama tiga tahun terakhir untuk menunjukkan kepada semua orang bahwa pilihan untuk memisahkan diri merupakan pilihan yang sangat tepat.

Sebagai desa yang tergolong masih muda, walaupun hanya memperoleh juara kedua pada lomba P2WKSS tingkat Provinsi Kalimantan Timur, Saya yakin Desa Klempang Sari juga telah berusaha semaksimal mungkin untuk mempersembahkan prestasi yang cukup membanggakan bagi Kabupaten Paser.

Oleh karena itu, pada kesempatan ini Saya mengharapkan semangat membangun yang telah ditunjukkan selama ini yang diikuti oleh  pencapaian-pencapaian agar jangan sampai pudar. Tetaplah berkarya, karena sekecil apapun kontribusi kita akan sangat membantu mewujudkan dan mengisi kemajuan pembangunan di Kabupaten Paser yang kita cintai ini.

Hadirin yang Saya hormati,

Alhamdulillah, akhirnya pada hari  ini masyarakat Desa Klempang Sari bisa bernafas lega, setelah pasar desa yang dibangun dengan menggunakan anggaran Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahun anggaran 2012 sebesar Rp. 292 juta telah selesai dan bisa difungsikan. Selesainya pembangunan pasar tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat Desa Klempang Sari yang selama ini mendukung penuh pembangunan pasar sampai selesai.

Saya berharap dengan selesainya pasar ini, seluruh masyarakat Desa Klempang Sari yang selama ini menggunakan pasar Kecamatan Kuaro sebagai urat nadi perekonomian, juga dapat melaksanakan aktifitas jual beli dengan lebih nyaman tanpa harus menempuh jarak yang jauh untuk memenuhi kebutuhan perekonomian.

Pembangunan fisik seperti pembangunan pasar desa ini adalah bagian dari pembangunan fasilitas umum yang terus menerus ditingkatkan oleh Pemerintah bersama-sama masyarakat dan merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Kabupaten Paser yang tertuang dalam 7 pilar percepatan pembangunan yaitu pembangunan pasar desa dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

Namun pembangunan fisik demikian bukanlah hal yang berdiri sendiri, maknanya baru akan utuh apabila telah terkait secara terpadu dengan maksud penggunaannya, yang tentu saja tidak lagi bersifat fisik.

Keterkaitan seperti itu hendaknya dapat menunjukkan kepada kita bahwa hakekat sebenarnya dari upacara peresmian ini justru terletak pada fungsi dan tujuan pasar ini didirikan dan bukan hanya pada bentuk fisik bangunan.

Saya sangat menyambut gembira dengan telah selesainya pasar ini. Pemerintah dengan segala keterbatasannya selalu mendorong dan mendukung segala upaya rencana masyarakat untuk membangun dan mengembangkan kemajuan daerah dalam semua bidang. Namun perlu diingat oleh kita semua bahwa pembangunan akan sangat sulit berhasil apabila tanpa diikuti oleh partisipasi aktif dari masyarakat, terlebih pada saat pemanfaatan dan pemeliharaannya, di mana biasanya membangun itu lebih mudah dari pada memeliharanya.

Oleh karena itu, Saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat mengimbangi pembangunan pasar ini dengan kemauan untuk memeliharanya, sehingga dapat bermanfaat dan berdaya guna bagi seluruh lapisan masyarakat.

Tak lupa Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah sangat mendukung dan berpartisifasi aktif terhadap pembangunan di Kabupaten Paser. Khususnya untuk pembangunan pasar Desa Klempang Sari ini.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat Saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Saya atas nama Pmerintah Kabupaten Paser mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun yang ke-3 Desa Klempang Sari dan dengan ucapan “Bismilahirahmanirahim, “ hari ini, Selasa tanggal 9 April Tahun 2013, saya resmikan penggunaan Pasar Desa Klempang Sari ini. Semoga Allah SWT selalu melapangkan dan menunjukkan kepada kita jalan yang senantiasa diridhoi-Nya. Amin

Sekian terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah,

Sumassalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

PADA  ACARA PEMBUKAAN KEGIATAN PENINGKATAN TOLERANSI DAN KERUKUNAN DALAM KEHIDUPAN BERAGAMA

 

Tana Paser, 10 April 2013

 

Assalamu 'alaikum,Wr. Wb.

Yth.     Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Timur;

Yth..Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser dan Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth. Para Narasumber;

Para tokoh agama, tokoh masyarakat serta hadirin sekalian yang berbahagia,

Dalam setiap helaan napas dan kedipan mata dan sebagai insan yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, tentu saja sudah menjadi kewajiban kita semua untuk memanjatkan puji syukur ke hadirat-Nya yang telah memberi kesempatan dan kesehatan, sehingga kita semua dapat hadir bersama-sama dalam agenda penting hari ini.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan untuk junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang cinta kepada Beliau. Semoga kita mendapatkan syafa’atnya di hari kemudian. Amiien, amiien ya Robbal ‘alamiien.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

          Kerukunan umat beragama adalah suatu bentuk sosialisasi yang damai yang tercipta berkat adanya toleransi agama. Toleransi agama adalah sikap saling pengertian, menghormati dan menghargai antar pemeluk agama.

Bersyukurlah kita hidup di negara yang menjunjung tinggi agama. Dimana setiap warga Indonesia diberikan kebebasan untuk memeluk agama dan beribadat menurut agamanya masing-masing, yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 29 ayat 1 dan 2.

Dengan beberapa agama yang diakui di negara kita, tentu terdapat perbedaan baik dari cara beribadah atau lainnya. Untuk itu dibutuhkan suatu hal agar dapat menyatukan perbedaan - perbedaan  tersebut.

Hadirin yang berbahagia,

          Dibeberapa daerah, isu agama sering dihembuskan untuk mengacaukan kedamaian masyarakat. Namun saya yakin dan percaya, masyarakat Kabupaten Paser adalah masyarakat yang tidak mudah terprovokasi. Terbukti hingga sekarang belum pernah ada kejadian yang mengoyak kedamaian dan kerukunan umat antar beragama di Bumi Daya Taka yang kita cintai.  Ini bukanlah suatu kondisi yang terjadi begitu saja namun berkat kerja sama berbagai pihak seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan lembaga lainnya yang berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Paser demi terpeliharanya kerukunan antar beragama.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

          Saya berharap kita dapat sama-sama menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama dengan saling menghormati, menghargai, saling membantu dalam hal kebaikan, serta lebih mendahulukan musyawarah jika terdapat sebuah indikasi perselisihan atau perpecahan. Karena keamanan dan kedamaian adalah modal dasar dalam melakukan pembangunan. Bagaimana kita akan berkarya jika situasi daerah tidak kondusif ?

Bapak / Ibu sekalian yang berbahagia,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan.  Semoga Allah SWT, senantiasa melimpahkan berkah dan bimbingannya kepada kita semua. 

Sekian terima kasih,

Wabilahi Taufik Walhidayah,

 Wassalamualikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA  ACARA SEMINAR POLITIK

“MEMBANGUN SISTEM POLITIK UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM BERDEMOKRASI MELALUI PEMILIHAN UMUM”

 

Tana Paser, 11 April 2013

 

Assalamu 'alaikum,Wr. Wb.

Yth.     Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Paser;

Yth..Kepala SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth. Para Narasumber;

Para tokoh agama, tokoh masyarakat serta hadirin sekalian yang berbahagia,

          Mari tiada henti-hentinya kita mengucapkan syukur alhamdulilah atas segala nikmat dan karunia-Nya kita semua masih diberikan kesempatan untuk berkarya bagi daerah kita.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan untuk junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang cinta kepada Beliau. Semoga kita mendapatkan syafa’atnya di hari kemudian. Amiien, amiien ya Robbal ‘alamiien.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

          Salah satu implementasi nilai demokrasi adalah partisipasi masyarakat dalam politik. Pakar politik menyatakan bahwa partisipasi politik adalah kegiatan seseorang atau kelompok orang untuk ikut serta secara aktif dalam kehidupan politik, antara lain dengan jalan memilih pimpinan Negara dan, secara langsung atau tidak langsung, memengaruhi kebijakan pemerintah (public policy).

Bentuk dari pelaksanaan partisipasi masyarakat dalam politik antara lain adalah partisipasi dalam pemilihan umum dan partisipasi untuk memprotes pemerintahan.    Kepercayaan masyarakat pada sistem politik yang ada merupakan salah satu faktor yang menentukan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ataupun Pemilukada (Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah).

Perilaku masyarakat dalam Pemilu yang semula hanya menjadi supporters, diharapkan meningkat menjadi voters yang rasional dan bertanggungjawab. Sedangkan strategi yang dapat dilakukan adalah dengan sosialisasi atau pendidikan pemilih dengan paduan antara strategi klasik face to face maupun strategi advertising melalui media massa, internet, serta agenda setting.

Memilih memang merupakan hak dan bukan kewajiban, sehingga tidak bisa dipaksakan. Karena itu partai politik harus memiliki pola komunikasi yang baik untuk “membujuk” partisipasi masyarakat yang awalnya membutuhkan kesediaan sebagai  proses dari kepedulian. Untuk itu, upaya mendorong partisipasi pemilih itu merupakan tugas semua pihak, mulai dari KPU, Parpol, masyarakat, dan media massa. Tanpa keterlibatan multi pihak secara simultan, maka partisipasi pemilih tidak akan maksimal.

Pada tahun 2013 ini, Kabupaten Paser memiliki Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4) sebanyak 190.421 orang. Data ini nantinya akan dimutakhirkan lagi sehingga menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) dan pada akhirnya menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Bapak / Ibu sekalian yang berbahagia,

Saya berharap, masyarakat Paser dapat menggunakan hak nya dengan penuh tanggung jawab. Karena ini akan memberikan  dampak bagi daerah kita. Mari berpartisipasi dengan niat yang dilandasi sebuah keinginan adanya perbaikan kehidupan yang jauh lebih baik. Jangan sampai ditunggangi kepentingan pribadi yang sifatnya hanya sesaat. Dan yang tak kalah penting adalah mari berdemokrasi secara “dewasa”. Dalam artian bahwa meski berbeda warna, beda pilihan namun kita tetap disatukan dalam wadah “Bumi Daya Taka”.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Dengan berharap keridhoan Allah SWT dan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim,  hari ini, Kamis, 11 April 2013, Seminar Politik dengan tema Membangun Sistem Politik Untuk Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Berdemokrasi Melalui Pemilihan Umum” secara resmi saya nyatakan dibuka.

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan.  Semoga Allah SWT, senantiasa melimpahkan berkah dan bimbingannya kepada kita semua. 

Sekian terima kasih,

Wabilahi Taufik Walhidayah, Wassalamualikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA SOSIALISASI DAN PUBLIKASI PROGRAM KPU/USO DI KABUPATEN PASER

 

Tana Paser, 11 April 2013

 

Assalamualaikum Wr.Wb.

 

Yth.Wakil Bupati Paser;

 

Yth. Sekretaris Daerah Kabupaten Paser;

 

Yth. Para Staf Ahli;

 

Yth. Dewan Pengawas BP3TI;

 

Yth..Kepala SKPD di Lingkungan

      Pemerintah Kabupaten Paser;

 

Yth. Para Camat dan Lurah Se-Kabupaten

      Paser;

 

Para Peserta Sosialisasi serta Hadirin sekalian yang berbahagia;

Segala puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, jikalau seluruh pohon di muka bumi dijadikan pena dan lautan dijadikan tinta untuk menuliskan semua nikmat-Nya maka tiada akan pernah cukup.

Marilah pada kesempatan yang baik dan insya Allah penuh berkah ini, bersama-sama kita panjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas perkenan rahmat dan ridho-Nya, kita semua masih diberi kesempatan, kekuatan, dan kesehatan untuk melanjutkan karya kita, tugas kita, dan pengabdian kita untuk memajukan masyarakat dan membangun daerah yang kita cintai.

Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan Nabi Besar Muhammad, SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga kita semua mendapatkan syafaatnya.

Hadirin yang berbahagia,

Saya menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, dalam rangka mensosialisasikan sekaligus melakukan edukasi publik atas program Kementrian Komunikasi dan Informatika di Kabupaten Paser.

Hadirin yang saya hormati,

  Era globalisasi saat ini, yang salah satunya ditandai dengan perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi yang sangat pesat, telah mengakibatkan perubahan yang mendasar dalam penyelenggaraan dan cara pandang terhadap telekomunikasi.

  Kemajuan teknologi komunikasi dan informatika saat ini telah menyebabkan hilangnya sekat-sekat yang memisahkan antara bangsa yang satu dengan bangsa lain, serta antara budaya yang satu dengan budaya yang lain. Bahkan kemajuan teknologi komunikasi dan informatika telah mampu menembus tembok-tembok  rumah hingga masuk ke ruang-ruang pribadi.

  Sebagaimana diinformasikan bahwa Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sejak tahun 2009 mulai melaksanakan program kewajiban pelayanan umum Kewajiban Pelayanan Universal (KPU) atau Universal Service Obligation (USO), di bidang telekomunikasi.

  Yang kami pahami, implementasi program KPU/USO tersebut berupa penyediaan jasa akses telekomunikasi suara dan data secara adil, merata, sehat dan aman di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  Teknologi telekomunikasi pada saat ini, tidak hanya sebatas sebagai media untuk saling berbagi atau tukar menukar informasi semata. Namun lebih dari itu, penyelenggaraan telekomunikasi mempunyai arti strategis dalam upaya memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, memperlancar kegiatan pemerintahan mendukung terciptanya tujuan pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya serta meningkatkan hubungan antar bangsa. Dalam rangka mewujudkan masyarakat adil dan makmur yang merata, materiil dan spritual, berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

  Hal ini sangat berdampak positif terhadap kesediaan berbagai infrastruktur di masing-masing daerah baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya termasuk infrastruktur telekomunikasi.

Hadirin yang saya hormati, 

  Khususnya di Kabupaten Paser, program PLIK / M-PLIK, Desa Berdering dan Desa Pinter sangat membantu karena beberapa wilayah belum terjangkau akses internet dan telekomunikasi.

  Saya pribadi berterima kasih kepada Kementrian Komunikasi dan Informatika yang telah memberikan bantuan Media Center, termasuk M-Plik, PLIK, Desa Berdering dan Desa Pinter.

  Kapasitas bantuan-bantuan tersebut sangat diperlukan di pedesaaan untuk mengakses internet dan informasi sebagai sarana untuk meningkatkan perekonomian pedesaan, tempat pembelajaran bagi anak-anak sekolah dalam mengakses informasi. Selain itu sebagai sarana lembaga masyarakat dalam mengakses informasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadikan masyarakt Kabupaten Paser menjadi masyarakat informasi.

  Program kewajiban pelayanan universal ini sangat besar manfaatnya. Namun terdapat beberapa kendala dalam penerapannya. Untuk itu besar harapan saya, dengan adanya sosialisasi ini bisa ditemukan solusi terhadap kendala-kendala yang ada.

Hadirin sekalian yang saya hormati,

Pemerintah Kabupaten Paser mengucapkan terima kasih kepada Balai Penyedia dan Pengelola Pembiayaan Telekomunikasi dan Informatika (BP3TI) yang telah mempercayakan Kabupaten Paser sebagai tempat pelaksanaan Sosialisasi Dan Publikasi Program KPU/USO Tahun 2013.

Semoga program-program Kemenkominfo lainnya di Kabupaten Paser dapat diinformasikan sehingga kita dapat berkoordinasi dalam pelaksanaannya.

Bapak/Ibu serta hadirin sekalian yang berbahagia,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini.

Akhirnya, dengan berharap keridhoan Allah SWT dan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim, hari ini, Kamis, 11 April 2013, Kegiatan Sosialisasi dan Publikasi KPU/USO secara resmi saya nyatakan dibuka.

Sekian dan terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb.

 

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA ISTIGHOSAH PELAJAR SLTP DAN SLTA KABUPATEN PASER

Tana Paser, 13 April 2013

 

Assalamualaikum Wr.Wb.  

Yth.  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paser ;

Yth.  Ketua MUI Kabupaten Paser;

Yth.    Ketua IKADI (Ikatan Dakwah Indonesia) Kabupaten

Paser;

Yth.    Ustad Kuswadi;

Yth.    Bapak/Ibu Kepala Sekolah;

Yth.    Pengurus Mesjid Agung Nurul Falah ;

Para Siswa dan undangan serta hadirin yang berbahagia.

Mengawali sambuatan ini, marilah kita bersama-sama mengawali kegiatan pada siang hari ini dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan Rahmat dan Karunia-Nya, sehingga kita dapat hadir bersama di masjid Agung Nurul Falah dalam rangka istighosah atau doa bersama menjelang Ujian Nasional yang akan berlangsung senin depan untuk para siswa SLTP dan SLTA.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya yang beriman.

Hadirin yang berbahagia,

Pemerintah Kabupaten Paser tentunya menyambut baik upaya Panitia Pelaksana Istighosa yang memiliki inisiatif untuk melaksanakan doa bersama untuk menghadapi ujian nasional.

Saya mengharapkan para siswa dan siswi dapat mengikuti acara ini dengan penuh khidmat sampai selesai. Ikutilah bacaan-bacaan dan doa-doa istighosah dengan konsentrasi, karena inilah salah satu upaya spiritual kalian agar bisa sukses mengerjakan soal-soal Ujian Nasional.

Saudara Hadirin yang Saya Hormati.

Kepada Panitia Pelaksana Istighosa atau pihak-pihak yang berkompeten, saya mengharapkan kiranya kegiatan istighosah seperti ini bisa dijadikan kegiatan tahunan yang selalu dilaksanakan menjelang Ujian Akhir Nasional agar para siswa diberikan kemudahan dalam menjawab soal-soal oleh Allah SWT. Kita semua tentu sadar, selain belajar yang giat, doa bersama ini mengarahkan para siswa agar selalu memanjatkan doa kepada Allah SWT, dan diberikan kemudahan dalam segala persoalan, karena bagaimanapun segala keputusan ada di tangan-Nya.

Sementara itu untuk pihak sekolah yang telah melaksanakan upaya maksimal selama ini dalam mempersiapkan anak-anak yang siap secara fisik dan mental dalam menghadapi Ujian Nasional, Pemerintah Kabupaten Paser mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga. Hanya Allah jualah yang dapat membalas budi baik dan pengabdian yang selama ini Saudara berikan. Semoga segala upaya ini kita laksanakan dengan rasa tulus dan ikhlas.

Selain itu ada juga sekolah yang terus meningkatkan kualitas kelulusan dengan cara memberikan tambahan jam belajar. Bahkan ada juga yang bekerja sama dengan lembaga pendidikan luar sekolah untuk menguji kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal UAN.

Semuanya itu merupakan upaya maksimal dari pihak sekolah yang tidak akan mungkin bisa dibalas dengan cara apapun, dan oleh karenanya sangatlah pantas jika pada kesempatan siang hari ini saya kembali mengingatkan, bahwa guru adalah pahlawan sejati tanpa tanda jasa.

Hadirin yang berbahagia,

Selain upaya sekolah dan para siswa sendiri, tentu kita tidak bisa begitu saja mengesampingkan peran para orang tua dan wali siswa yang terus memantau dan membimbing anak-anaknya di rumah menjelang pelaksanaan bahkan jauh hari sebelum Ujian Akhir Nasional.

Mari kita sama-sama mengharapkan anak-anak kita bisa tumbuh menjadi generasi penerus yang akan menerima tongkat estafet dari kita kelak. Sesungguhnya perjuangan orang tua, guru, dan para siswa tidak hanya terbatas pada berhasilnya melewati Ujian Akhir Nasional dengan sukses. Pada hakekatnya, itu hanya merupakan permulaan dari serangkaian perjuangan hidup yang akan dihadapi kelak di kemudian hari.

Saudara Hadirin yang Saya Hormati.

 

Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Semoga segala rangkaian kegiatan yang kita laksanakan pada siang hari ini mendapatkan petunjuk, bimbingan serta perlindungan dari Allah SWT. Amin. Amin ya rabbal alamin.

Sekian dan terima kasih,

Selamat bertanding

 

Wabillahit taufiq wal hidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

Ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

BUPATI PASER
SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PEMBUKAAN LIGA PENDIDIKAN INDONESIA KABUPATEN PASER TAHUN 2013

 TANA PASER, 15 APRIL 2013

 

 “Assallamualaikum Wr. Wb”

“Salam Olahraga”

Yth.       Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Paser;

Yth.       Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paser;

Yth.       Jajaran Pengurus KONI Paser;

Yth.       Ketua Pengurus Cabang PSSI Paser;

Yth.       Para Pemain, Pelatih dan Pendamping serta hadirin dan undangan yang berbahagia;

Puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat hadir bersama-sama dalam acara Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Paser tahun 2013.

Tidak lupa shalawat dan salam juga senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW dan keluarga,  para sahabat serta pengikut beliau yang selalu istiqomah melaksanakan ajarannya.

Hadirin yang Saya hormati,

Selain merupakan kegiatan reguler bagi pelajar-pelajar di Kabupaten Paser, kegiatan LPI digelar juga bertujuan untuk mempererat rasa persatuan dan kesatuan, serta dimaksudkan sebagai wadah pembinaan, terutama pondasi pembinaan olahraga sepak bola, budaya sepak bola dan prestasi.

Saya mengharapkan kepada seluruh pemain, pendamping dan para pelatih agar dapat memanfaatkan moment ini untuk mengukir prestasi dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi semangat sportivitas, kebersamaan serta selalu menjaga nilai-nilai ”Paser Buen Kesong”.

Hendaknya patut disadari dalam setiap pertandingan pastilah ada yang namanya menang dan kalah. Namun harapan Saya sebagai seorang pemain yang berjiwa besar Saya mengharapkan kepada semuanya agar jangan merasa tinggi hati jika dapat memenangkan pertandingan dan juga jangan merasa rendah diri jika ternyata harus mengalami kekalahan.

Yang penting adalah kita sudah berbuat maksimal, memiliki tekad, semangat yang positif, tidak menghalalkan segala cara untuk menang,  tidak emosional yang tentu saja akan mempengaruhi mental bertanding. Hal ini khusus Saya tekankan kepada para pemain karena sepak bola adalah olahraga yang membutuhkan kontak fisik atau bersinggungan fisik, dan kadang-kadang terbawa emosional serta tidak terkontrolnya mental yang biasanya akan berdampak kurang baik pada hasil pertandingan.

Untuk itu kepada para pelatih dan pendamping Saya harap untuk dapat menjalankan  peranannya  sebagai  pemberi semangat, nasehat, pentunjuk baik sebelum dan saat para pemain bertanding di lapangan. Selain itu kepada seluruh pendamping dan pelatih dalam ajang Liga Pendidikan Indonesia ini hendaknya dapat membuat analisa dan evaluasi yang akan menjadi acuan kita dalam upaya meningkatkan prestasi pemain-pemain di Kabupaten Paser.

Jadikanlah hasil yang kita peroleh pada tahun ini sebagai pelajaran dan pengalaman untuk memacu prestasi yang lebih baik lagi pada even-even pertandingan lainnya. Melalui evaluasi yang tepat dan perencanaan serta perumusan yang tepat pula Pembangunan Keolahragaan Daerah di Kebupaten Paser akan semakin maju pesat. Semua ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membenahinya.

Hadirin dan para pemain sekalian yang Saya hormati,

Sebelum  Saya  akhiri  sambutan ini, Saya  atas  nama  pribadi  dan Pemerintah Daerah Kabupaten Paser  menyampaikan  terima  kasih kepada Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan Pengurus  Cabang PSSI Paser yang telah berusaha maksimal  dalam  mempersiapkan ajang Liga Pendidikan  Indonesia Kabupaten Paser tahun ini.

Semoga apa yang telah kita upayakan dan kita harapkan, dengan ridho Allah SWT, tim sepak bola Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Paser selalu dapat berjaya di ajang olahraga lainnya.

Demikian   sambutan  yang dapat  Saya  sampaikan,  dan dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim,”  Liga Pendidikan Indonesia Tingkat Kabupaten Paser hari ini Senin, tangal 15 April 2013 secara resmi Saya nyatakan dibuka. Selamat bertanding  kepada  seluruh  pemain dan selamat  mengukir  prestasi.

Sekian terima kasih.

Wabilahi Taufik Walhidayah, Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

 

ttd

 

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PENYERAHAN DANA SOSIAL HASIL PENGELOLAAN DANA SIMPAN PINJAM KHUSUS PEREMPUAN DAN PAMERAN FOTO DAN PRODUK HASIL PNPM KECAMATAN LONG IKIS

TANA PASER, 18 April 2013

 

Assalamualaikum Wr.Wb.”

Yth.      Ketua DPRD Kab. Paser;

Yth.      Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri Tana Paser;

Yth.      Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.      Unsur Muspika Kec. Long Ikis;

Yth.      Para Kepala Desa dan Anggota BPD Kec. Long Ikis;

Hadirin serta undangan sekalian yang Saya muliakan.

Mengawali sambutan ini, perkenankan Saya mengajak kita semua untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya, kita semua dapat hadir pada acara hari ini yaitu dalam rangka Penyerahan Dana Sosial Hasil Pengelolaan Dana Simpan Pinjam Khusus Perempuan dan Pameran Foto serta Gelar Produk PNPM-Mandiri Pedesaan.

Hadirin yang Saya muliakan,

Berbagai program-program dalam rangka pembangunan desa mandiri dan merupakan program pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat seperti PNPM adalah program yang memposisikan masyarakat sebagai pusat pembangunan, baik dalam kontruksi konsep dan praktek maupun kreatifitas masyarakat. Sehingga dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Paser melalui instansi-instansi terkait berusaha dengan keras menjalankan program-program ini dengan sebaik mungkin.

Perhatian yang lebih besar khusus diberikan bagi kaum perempuan untuk memanfaatkan sumber daya keuangan melalui dana bergulir dan kredit mikro untuk mengembangkan kegiatan ekonomi  masyarakat miskin. Melalui bimbingan dan pelatihan, berbagai pelaksanaan kegiatan perempuan diharapkan mampu menjadi salah satu kegiatan yang dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat desa, serta mengupayakan keseimbangan dan kesinambungan pembangunan sosial demi kepentingan kemajuan perekonomian desa, seperti yang akan kita saksikan dalam Pameran Foto dan Gelar Produk dari berbagai hasil karya kaum perempuan.

Oleh karena itu, melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP), masyarakat diharapkan belajar untuk memecahkan dan mengatasi permasalahan-permasalahan yang ada dari desanya sehingga tercipta kemandirian desa dalam pemberdayaan masyarakat yang efektif dan efisien khususnya bagi kaum perempuan.

Hadirin yang Saya muliakan,

Kegiatan pada hari ini merupakan bukti bahwa masyarakat mampu berperan menjadi wadah perjuangan dan kreatifitas masyarakat. Dan bagi Pemerintah Kabupaten Paser hingga lembaga Pemerintahan Desa sudah merupakan tugas kita bersama untuk mendukung dan membantu mewujudkan semua kegiatan yang dianggap sangat bermanfaat serta bernilai positif terutama kegiatan yang menyangkut peningkatan kesejahteraan masyarakat di pedesaan.

Dalam kesempatan yang sangat berbahagia ini, Saya ingin menyampaikan harapan bekaitan dengan adanya penyerahan dana  sosial ini, agar kiranya dapat menggunakan dana yang diberikan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan pembangunan desa, terutama dalam hal pembinaan kepada masyarakat, peningkatan prasarana dan sarana di pedesaan serta peningkatan SDM ataupun kreatifitas masyarakat desa.

Apabila semua dapat dilaksanakan dengan baik, maka Saya yakin pembangunan ditingkat pedesaan di Kabupaten Paser khususnya di Kecamatan Long Ikis ini cepat terwujud sesuai dengan Visi dan Misi yang di programkan.  

Dalam kesempatan ini pula saya ingin memberikan apresiasi kepada Kecamatan Long Ikis khususnya Unit Pengelola Kegiatan (UPK) yang telah menjalankan program ini sebaik mungkin sehingga dapat berjalan dengan lancar dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat  Saya  sampaikan, kiranya bermanfaat dan semoga Allah SWT, senantiasa memberikan rahmat dan membimbing serta meridho’i setiap tugas dan pengabdian kita kepada bangsa dan negara terutama kepada daerah tercinta ini. Amin ya rabbal alamin.

Sekian terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah,

Sumassalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA  SOSIALISASI PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 24 TAHUN 1976 TENTANG CUTI  BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DAN PERATURAN PEMERINTAH

NOMOR 45 TAHUN 1990

TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 10 TAHUN 1983 TENTANG IZIN PERKAWINAN DAN PERCERAIAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL

 DI KABUPATEN PASER

 

TANA PASER, 18 APRIL 2013

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb.”

Yth.    Sekretaris Daerah Kabupaten

 Paser;

Yth.      Para Kepala SKPD di lingkungan

           Pemerintah Kabupaten Paser;

 

Dan Para Undangan dan Peserta

Sosialisasi yang berbahagia;

 

          “Alhamdulilah wasyukurillah, adalah kata dan rasa yang paling indah, yang setiap saat kita lantunkan dalam ucap dan perbuatan”.

Untuk itu mari kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa, Alhamdulillah berkat rahmat dan karunia-Nya jualah sampai saat ini kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan, sehingga dapat hadir di tempat ini dalam acara “Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti bagi Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil”.

Tidak lupa sholawat dan salam  senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah, Nabi Besar Muhammad S.A.W beserta sahabatnya yang menjadi teladan kita hingga saat ini  dalam melaksanakan segala amal ibadah.

Hadiri yang berbahagia,

Pegawai Negeri Sipil merupakan abdi negara pelayan masyarakat, yang mana perilaku dan tindak tanduknya sehari-hari menjadi perhatian dan sorotan masyarakat, sehingga dalam setiap tindakan dan perilakunya seorang Pegawai Negeri Sipil harus selalu berpegang pada ketentuan dan peraturan peundang-undangan yang berlaku.

Dengan dasar tersebut maka Pemerintah Kabupaten Paser melalui Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Paser mengadakan Sosialisasi Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1976 tentang Cuti bagi Pegawai Negeri Sipil, dan Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 1990 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1983 tentang Izin Perkawinan dan Perceraian bagi Pegawai Negeri Sipil.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman kembali kepada kita pengelola kepegawaian SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser mengenai pentingnya isi dan pelaksanaan Peraturan Pemerintah tersebut. Peraturan ini sebetulnya bukan peraturan baru lagi bagi Pegawai Negeri Sipil, namun sejak adanya Keputusan Bupati tentang Pendelegasian Wewenang Pemberian Cuti dan Menetapkan Pemberian atau Penolakan Izin Perceraian bagi PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser kepada masing-masing Kepala SKPD, masih ada diantara pengelola kepegawaian SKPD yang kurang memahami isi Peraturan dimaksud. Sehingga pada saat pemberian Cuti dan pemberian atau penolakan izin perceraian dimaksud terjadi ketidak seragaman. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan tidak lagi terjadi hal-hal yang demikian yang tidak sesuai dengan Peraturan Pemerintah yang berlaku.

Cuti bagi PNS sebagaimana disebutkan dalam PP 24 Tahun 1979, dalam 2 tahun terakhir banyak PNS yang melaksanakan umroh/haji dengan diberikan cuti alasan penting, bagi SKPD masing-masing yang mana hal ini bertentangan dengan Peraturan Pemerintah dimaksud. Demikian pula dalam hal pemberian atau penolakan izin perceraian hanya diberikan surat keterangan saja sementara dalam PP Nomor 10 Tahun 1983 sudah ada contoh-contoh untuk izin dimaksud.

Saudara-saudara sekalian yang saya banggakan,

Perkawinan adalah ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa, maka beristri lebih dari seorang dan perceraian sejauh mungkin harus dihindarkan, karena kita sebagai Pegawai Negeri Sipil adalah unsur aparatur negara, abdi negara dan abdi masyarakat yang harus menjadi teladan yang baik bagi masyarakat dalam tingkah laku, tindakan dan ketaatan kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk menyelenggarakan kehidupan berkeluarga, untuk dapat melaksanakan kewajiban yang demikian itu, maka kehidupan Pegawai Negeri Sipil harus ditunjang oleh kehidupan yang serasi, sejahtera, dan bahagia, sehingga setiap Pegawai Negeri Sipil dalam melaksanakan tugasnya tidak akan banyak terganggu oleh masalah-masalah dalam keluarga.

Saya berharap pada kesempatan ini agar dapat Saudara gunakan untuk bertanya sebanyak-banyaknya kepada narasumber yang telah hadir ditengah-tengah kita baik tentang pemberian izin cuti, dan penolakan atau pemberian izin perceraian.

Pada kesempatan ini, Saya juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin yang baru dilantik tanggal 5 April 2013 dan terima kasih telah bersedia meluangkan waktunya untuk memenuhi undangan kami.

 

Hadirin yang saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat Saya sampaikan, untuk menjadi perhatian kita bersama. semoga Allah S.W.T senantiasa melimpahkan taufik dan hidayah-nya serta melindungi kita semua. Amin ya rabbal alamin.

 

 

Sekian terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah,

Sumassalamu’alaikum wr. wb.

BUPATI PASER,

ttd

H. M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PENGOBATAN MASSAL DAN PENYULUHAN KESEHATAN MASYARAKAT  DESA SEBAKUNG KECAMATAN LONGKALI.

Tana Paser, 21 April 2013

 Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Yth.      Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser;

Yth.      Ketua dan pengurus IDI Cabang Paser;

Yth.      Camat dan Unsur Muspika Kecamatan Long Kali;

Kepala Desa, Anggota BPD serta Warga Desa Sebakung, undangan dan hadirin yang berbahagia.

 

Segala puji dan ungkapan rasa syukur kita persembahkan kepada Allah SWT. Karena atas segala limpahan rahmat, taufik, dan hidayah-Nya sehingga kita dapat dipertemukan, dalam acara memperingati Hari Bakti Doktor Indonesia untuk melakukan pengobatan massal dan penyuluhan kesehatan Kecamatan Longkali di Desa Sebakung yang diprakarsai oleh Ikatan Doktor Indonesia Cabang Paser.

 Shalawat dan salam juga kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW beserta keluarga dan para sahabatnya, semoga kita semua mendapatkan syafaatnya pada akhir zaman.

Hadirin yang berbahagia,

Pemerintah Kabupaten Paser tentunya menyambut baik upaya Ikatan Doktor Indonesia (IDI) yang memiliki inisiatif untuk melaksanakan pengobatan massal dan penyuluhan kesehatan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan berupa pengobatan massal dan penyuluhan kesehatan untuk  memberikan arahan kepada masyarakat mengenai perilaku hidup bersih dan sehat. Hal ini bisa imulai dari lingkungan terkecil yaitu keluarga dan dari hal terkecil membiasakan mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, serta selalu menggunakan air bersih sebagai upaya untuk mencegah datangnnya penyakit.  Selain itu harus diusahakan lingkungan sekitar rumah harus terhindar dari sampah dan genangan air yang dapat mengundang pertumbuhan nyamuk serta kuman penyakit. Karena tanpa kita sadari kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan dapat pula mengakibatkan datangnya penyakit. Untuk itu saya berharap penyuluh kesehatan dapat memberikan pengetahuan dan informasi agar warga Desa Sebakung dapat hidup bersih dan sehat.

Hadirin yang berbahagia,

Meski dunia pengobatan telah mengalami kemajuan dari hari ke hari namun tak dapat dipungkiri bahwa tingkat kesadaran masyarakat masih kurang. Ini juga dipengaruhi kurangnya informasi dan akses informasi yang membuat sebagian masyarakat masih percaya dengan pengobatan yang belum bisa dibuktikan. Memang sebagian orang akan berusaha melakukan pengobatan medis dan nonmedis, dan ini tidak dapat disalahkan. Tetapi yang bisa kita lakukan adalah dengan melakukan pencegahan yang jauh lebih baik daripada mengobati.

Hadirin yang berbahagia,

Di samping itu dokter turut berperan aktif bersama Pemerintah Kabupaten Paser dalam pembangunan di bidang kesehatan secara menyeluruh dalam meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Seluruh dokter tentu sadar akan hak dan kewajibannya dengan memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi terhadap umat manusia, harus selalu berupaya memberikan darma baktinya untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945 dalam kehidupan keprofesiannya.

Ini merupakan salah satu pilar pokok dalam pembangunan kesehatan. Untuk itu Ikatan Doktor Indonesia perlu meningkatkan cara kerja yang profesional untuk menuju masyarakat yang sehat dan sejahtera.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran pada saat ini, di satu pihak semakin meningkatnya kebutuhan dan tuntunan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan, serta perkembangan masyarakat global di pihak lain, menyebabkan pengabdian profesi seorang dokter semakin hari semakin kompleks. Agar pengabdian profesi tersebut tetap berjalan sesuai dengan cita-cita luhur profesi kedokteran, maka rasa tanggung jawab dan penghormatan terhadap hak-hak azasi pasien harus dijunjung tinggi oleh para dokter.

Pengalaman dan penghayatan ilmu itu akan bertambah penting karena keberadaan profesi kedokteran tidak bisa dilepaskan dari dinamikan kehidupan bermasyarakat.

Hadirin undangan yang berbahagia,

Untuk itu melalui kesempatan ini, saya menitipkan harapan kepada Ikatan Doktor Indonesia (IDI) agar mampu benar-benar memberikan pelayanan dan perawatan medis secara tepat guna dan benar kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Sebakung kecamatan Long Kali. Karena sentuhan secara psikologis kepada pasien dapat memberikan sugesti agar segera sembuh. Dan memberikan penyeluhuan kesehatan di lingkungan Rumah, maupun di lingkungan agar tercipta lingkungan yang bersih dan bebas banjir.

Hadirin  yang berbahagia,

          Sementara itu kepada Ikatan Doktor Indonesia, Pemerintah Kabupaten Paser mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga, Hanya Allah jualah yang dapat membalas budi baik dan pengabdian yang selama ini Saudara berikan. Semoga segala upaya ini kita laksanakan dengan rasa tulus dan ikhlas.

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Acara Pengobatan Massal dan Penyuluhan Kesehatan, saya nyatakan dibuka secara resmi.

Semoga kegiatan kita ini mendapatkan ridha dari Allah, SWT. Amin.

Sekian terima kasih,

Wabillahi taufik walhidayah,

Assalamualaikum wr.wb.

BUPATI PASER

Ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA SOSIALISASI SOSIALISASI SENSUS PERTANIAN TAHUN 2013

TANA PASER, 22 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.       Ketua DPRD Kabupaten Paser, Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri Tanah Grogot;

Yth.       Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Paser;

Yth.       Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kab. Paser;

Yth.       Para Narasumber dan peserta sosialisasi;

Bapak/Ibu para undangan serta hadirin sekalian yang berbahagia.

Alhamdulillah, marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena berkat karunia dan limpahan rahmat-Nya kita dapat bertemu, berkumpul dan bersilahturahmi pada hari ini dalam acara SOSIALISASI SENSUS PERTANIAN TAHUN 2013.

Tidak lupa shalawat dan salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa seluruh umat manusia ke alam yang terang benderang, penuh berkah dan ilmu pengetahuan.

Selamat datang kepada Bapak/Ibu peserta Sosialisasi Sensus Pertanian tahun 2013 di Tana Paser Kabupaten Paser, semoga kita semua senantiasa dalam keadaan sehat wal’afiat dan dapat mengikuti kegiatan sosialisasi ini hingga selesai.

Hadirin yang Saya muliakan,

Sebagaimana yang diamanatkan oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui Undang-Undang No.16 tahun 1997 tentang Statistik, Peraturan Pemerintah No.51 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Statistik dan Peraturan Pemerintah No.86 tahun 2007 tentang Struktur Organisasi BPS, Bahwa Badan Pusat Statistik merupakan Instansi yang setiap sepuluh tahun sejak tahun 1963 selalu melaksanakan kegiatan Sensus Pertanian dan Sensus Pertanian pada tahun 2013 adalah Sensus yang ke-enam kalinya dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik. Dan terdapat 6 sektor pertanian yang menjadi cakupan selama pelaksanaan kegiatan sensus pertanian yaitu tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan.

Dengan adanya kegiatan Sensus Pertanian tahun 2013 Pemerintah Kabupaten Paser sangat mendukung karena menurut data BPS, sekitar 40,08 persen penduduk Kabupaten Paser bekerja di sektor pertanian. melalui data Sensus Pertanian diharapkan dapat membantu instansi terkait dalam menyusun bahan evaluasi dan perencanaan bagi program-program daerah sehingga akan menentukan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Paser.

Hadirin yang berbahagia,

Kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Paser merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari program pembangunan Kabupaten Paser dan diarahkan kepada masyarakat tani dipedesaan, Untuk menumbuhkan sektor pertanian agar lebih berperan dan menjadi penentu dibidang pertumbuhan perekonomian dipedesaan. Sudah saatnya pengolahan hasil pertanian lebih diperhatikan, ditingkatkan dan diperankan sebagai upaya untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing dari produk pertanian yang pada gilirannya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani produsen yang ada di pedesaan. Oleh sebab itu melalui Sosialisasi ini, diharapkan bisa menjembatani dalam rangka penerapan teknologi pada semua bidang pertanian, pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dimasa mendatang.

Data yang akan dihasilkan dari kegiatan Sensus Pertanian memiliki sifat dan manfaat yang sangat strategis yang dapat memberikan gambaran secara aktual mengenai kondisi pertanian di Indonesia khususnya Kabupaten Paser, dan sangat berguna bagi perencanaan pembangunan serta merupakan data yang sangat ditunggu oleh berbagai pihak.

Sensus Pertanian 2013 dalam pelaksanaannya tentu sudah melalui beberapa tahapan, baik dalam tahap persiapan maupun tahap pelaksanaannya pada bulan Mei nanti dengan melakukan pendataan lengkap semua usaha pertanian.

Mengingat pentingnya data Sensus Pertanian tahun 2013 ini, Saya selaku Bupati Paser berharap kepada Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Paser agar selalu dapat berkoordinasi dengan Instansi terkait serta menyampaikan laporan secara berkala tentang perkembangan pelaksanaan lapangan Sensus Pertanian 2013.

Kepada seluruh Dinas/Instansi/Lembaga se-Kabupaten Paser, perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor pertanian, dan para Camat, Kepala Desa, Ketua RT/Dusun serta seluruh lapisan masyarakat untuk dapat kooperatif dan berkoordinasi dengan pihak BPS untuk membantu kelancaran pelaksanaan lapangan dan mensukseskan Sensus Pertanian 2013.

Semoga Sensus Pertanian 2013 kali ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar serta dapat mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian demi masa depan petani yang lebih baik.

Hadirin yang saya hormati,

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga apa yang kita lakukan pada hari ini dapat lebih memacu pelaksanaan pembangunan partanian di daerah yang kita cintai ini. Akhirnya marilah kita bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT, semoga apa yang telah dan apa yang akan kita lakukan senantiasa mendapat bimbingan dan ridho dari Allah SWT, amin ya rabbal alamin. Dan dengan ucapan Bismillahirrahmannirrahim, Acara Sosialisasi Sensus Pertanian tahun 2013, hari Senin, tanggal 22 April 2013, secara resmi Saya Nyatakan ’’ Dibuka’’

Sekian dan Terima Kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA SOSIALISASI PROGRAM JAMSOSTEK DI KABUPATEN PASER

TANA PASER, 23 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.       Ketua DPRD Kabupaten Paser, Unsur Muspida dan Ketua Pengadilan Negeri Tana Paser;

Yth.       Kepala PT. Jamsostek (Persero) Cabang Balikpapan beserta jajarannya;

Yth.       Kepala Dinas Tenaga Kerja Kab. Paser beserta jajarannya;

Yth.       Pimpinan SKPD dilingkungan Pemerintah Kab. Paser;

Yth.       Para narasumber dan peserta sosialisasi;

Bapak/Ibu para undangan serta hadirin sekalian yang berbahagia.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah memberikan segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga kita dapat berkumpul bersama di tempat ini, untuk mengikuti acara Sosialisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi seluruh Tenaga Kerja se Kabupaten Paser.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, bagi seluruh keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Hadirin yang Saya hormati,

Pada saat ini komponen masyarakat pekerja Kabupaten Paser harus semakin menyadari bahwa Jaminan dalam bekerja merupakan faktor yang terpenting dalam mewujudkan rasa aman dalam beraktivitas.

Saya katakan demikian, karena sebagai daerah yang sedang berkembang dan sedang memacu pembangunan untuk peningkatan ekonomi ini, tentunya banyak memberdayakan perseroan-perseroan yang bergerak  baik pada sektor–sektor Sumber Daya Alam, maupun Sumber Daya Manusia, yang kesemuanya mengandung berbagai macam resiko.

Untuk itu menurut Saya, acara Sosialisasi Jamsostek ini Saya anggap sangat penting bagi pengusaha dan para tenaga kerja agar memahami arti pentingnya sebuah jaminan dan rasa aman dalam melaksanakan pekerjaan, sekaligus dalam memenuhi kebutuhan, mewujudkan kemandirian serta  kesejahteraan diri dan keluarga.

Saudara-saudara yang Saya hormati,

Perlu saya sampaikan disini, bahwa dalam memberikan rasa aman dan perlindungan tersebut tidak hanya bermanfaat bagi tenaga kerja tetapi juga bagi perseroan itu sendiri, karena dengan memberikan perlindungan dan rasa aman,  para pekerja akan dapat lebih berkonsentrasi dalam bekerja yang tentunya akan berdampak positif dalam meningkatkan motivasi maupun produktifitas kerja.

Dengan pelaksanaan yang semakin maju, program-program Jamsostek akan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di daerah yang kita cintai ini.

Untuk itulah Saya sangat mengharapkan agar perusahaan yang ada di Kabupaten Paser dapat mengikutsertakan tenaga kerjanya dalam program Jamsostek ini, sehingga baik para pengusaha dan masyarakat  pekerja benar-benar dapat merasakan manfaatnya. Selain itu patut digaris bawahi bahwa memberikan rasa aman adalah kewajiban pengusaha dan merupakan hak yang harus didapatkan para pekerja.

Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada PT. Jamsostek (Persero) Balikpapan atas segala kerjasama dan perhatiannya terhadap para tenaga kerja di Kabupaten Paser.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian kiranya beberapa hal yang dapat saya sampaikan dalam kesempatan ini, semoga Allah SWT, senantiasa melindungi dan membimbing kita semua. Akhirnya dengan ucapan “Bismillahirahmanirrahim,” Acara Sosialisasi Jaminan Sosial Tenaga Kerja bagi seluruh Tenaga Kerja di Kabupaten Paser hari ini, Selasa, 23 April 2013, secara resmi Saya nyatakan dimulai.

Sekian dan Terima Kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

AMANAT MENTERI DALAM NEGERI

PADA PERINGATAN HARI OTONOMI DAERAH KE XVII

Tanggal 25 April 2013

 

Yth. Saudara-saudara sebangsa dan setanah air;

Yth. Para peserta upacara sekalian.

 ’’Assalamualaikum Wr.Wb.”

Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita sekalian.

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena dengan rahmat dan inayah-Nya kita dapat menyelenggarakan upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke XVII pada tanggal 25 April 2013, yang bertema “Dengan Otonomi Daerah Kita Tingkatkan Kapasitas Pemerintah Daerah Untuk Percepatan Kesejahteraan Masyarakat”. Adapun pemaknaannya adalah bahwa kapasitas penyelenggara Pemerintahan Daerah harus terus ditingkatkan sebagai konsekuensi perubahan lingkungan strategis sehingga dapat kompetibel, tangguh dan handal dalam melakukan urusan-urusan dan fungsi-fungsi pelayanannya yang semata-mata untuk kesejahteraan masyarakat.

Peringatan ini merupakan media bagi jajaran Pemerintah dan Pemerintahan Daerah untuk merefleksikan serta memperkokoh tanggung jawab dan kesadaran bersama akan amanah serta tugas untuk memberdayakan prinsip-prinsip otonomi daerah dalam mewujudkan daerah menjadi lebih mandiri, maju dan sejahtera dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah telah menjadi konsensus pendiri bangsa karena penyelenggaraan otonomi daerah dan kebijakan desentralisasi di Indonesia disadari merupakan suatu pilihan yang tepat untuk mengelola NKRI yang begitu luas dimana saat ini terdapat 34 Provinsi, 409 Kabupaten dan 93 Kota dengan keanekaragaman karakteristiknya yaitu sebagai negara kepulauan serta terdiri dari berbagai suku bangsa, adat istiadat dan agama.

Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama yaitu tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah sebagai instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang secara agregat akan menyumbang terhadap pendidikan politik secara nasional untuk mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau cipil society. Tujuan kesejahteraan mengisayaratkan pemerintahan daerah untuk menyediakan pelayanan publik bagi masyarakat lokal secara efektif, efisien dan ekonomis.

Saudara-saudara sekalian,

Mengingat tanggung jawab penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan ada di tangan Presiden, dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangannya senantiasa dilaksanakan dalam koridor pembinaan dan pengawasan Presiden agar berjalan secara harmonis, selaras dan sinergi dengan kebijakan nasional yang telah ditetapkan. Hal ini sangat penting untuk dipahami mengingat tanggung jawab akhir dari penyelenggaraan kekuasaan pemerintahan ada ditangan Pemerintah Nasional.

Berkenaan dengan hal tersebut, implementasi kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah  di Indonesia sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004, dilakukan untuk memperkuat format NKRI, bukan dalam format merintis terbentuknya negara federal. Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah diaplikasikan agar penyelenggaraan urusan-urusan pemerintahan baik yang wajib maupun pilihan dapat dikelola secara efektif dan dapat didayagunakan secara maksimal untuk mengakselarasi laju pembangunan di daerah. Selain itu, melalui otonomi daerah diharapkan daerah dapat merumuskan kebijakan-kebijakan daerah yang memperhatikan kondisi dan potensi daerahnya masing-masing guna maningkatkan pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

Tidak dipungkiri bahwa kebijakan otonomi daerah telah menghasilkan banyak kemajuan, namun harus kita sadari juga bahwa masih perlu dilakukan pembenahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah antara lain terhadap :

1.       Kompetensi SDM aparatur;

2.       Sinergitas perencanaan pembangunan antar tingkat pemerintahan pusat, provinsi dan kabupaten/kota;

3.       Pengelolaan keuangan daerah yang efisien, efektif, transparan dan akuntabel; dan

4.       Peningkatan Tata kelola pemerintahan.

Saudara-saudara yang berbahagia,

Pemerintah dengan sepenuh hati menyadari bahwa belum optimalnya kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia juga terkait dengan regulasi yang mengaturnya. Oleh karenanya, saat ini penyempurnaan pengaturannya tengah dilakukan seiring dengan dinamika sosial, politik dan ekonomi yang berkembang. Penyepurnaan pengaturan tersebut diantaranya terkait dengan pemekaran daerah, kepegawaian, perencanaan, pembagian urusan dan lain-lain.

Khusus terhadap pemekaran daerah,muncul kecenderungan dalam beberapa tahun terakhir ini baik secara langsung ataupun tidak langsung bahwa Daerah Otonom Baru (DOB) belum oprimal memberikan pengaruh terhadap derajat kesejahteraan masyarakat di daerah induk maupun daerah otonom baru sehingga memerlukan penyempurnaan pengaturan yang dapat menjamin bahwa pemekaran yang terjadi akan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal yang sama juga terjadi dalam aspek-aspek penyelenggaraan pemerintahan daerah lainnya seperti aspek kepegawaian. Pengaturan yang ada sekarang ternyata belum optimal mendorong tumbuhnya profesionalisme; mobilitas pegawai lintas daerah dan antar susunan pemerintahan;dan netralitas mereka terhadap kekuatan politik yang ada di daerah. Menghadapi situasi sepeti ini makapenyempurnaan terhadap pengaturan yang ada dan hal-hal baru yang memerlukan pengaturan lebih lanjut perlu dilakukan secara cermat agar kualitas otonomi daerah semakin efektif, efisien dan akuntabel.

Akhir kata, semoga dengan semangat Hari Otonomi Daerah diharapkan dapat merefleksikan kembali makna otonomi daerah dan menjadi spirit untuk melakukan yang terbaik bagi negeri ini.

“Selamat Hari Otonomi Daerah, Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa melindungi dan memberkahi Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk bangkit dan maju.

Terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah,

Wassalamualaikum Wr.Wb.

MENTERI DALAM  NEGERI

ttd

GAMAWAN FAUZI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PERINGATAN

HARI KARTINI KE-134  TAHUN 2013

Tana Paser, 25 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

 

Yth. Saudara Ketua dan Anggota  DPRD Kabupaten Paser;

Yth. Saudara Wakil Bupati Paser;

Yth. Rekan - rekan MUSPIDA beserta  Ketua Pengadilan Negeri dan  Pengadilan Agama Tanah Grogot;

Yth.Saudara Sekretaris Daerah       Kabupaten;

Yth. Kepala SKPD di lingkungan  Pemerintah Kabupaten Paser;

Para Tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan Wanita serta hadirin yang berbahagia.

Pertama-tama marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah berkenan memberikan kesehatan dan kekuatan kepada kita semua untuk hadir pada hari ini dalam rangka memperingati Hari Kartini ke 134 Tahun 2013.

Sholawat dan salam tak lupa pula kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, atas segala upayanya menuntun umatnya dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang seperti saat ini.

Hadirin yang berbahagia,

Setiap memasuki bulan April, kita selalu diingatkan pada sosok perempuan yang memperjuangkan hak-hak kaumnya, yakni Raden Ajeng Kartini. Sehingga tidak berlebihan apabila Pemerintah dan masyarakat, khususnya kaum perempuan selalu melaksanakan acara peringatan Hari Kartini tersebut, sebagai suatu refleksi bagi kaum perempuan terhadap cita-cita yang diimpikan oleh Kartini untuk  mengikis keterbelakangan yang dialami oleh kaum perempuan pada masa itu.

Oleh karena itu, saya berharap melalui peringatan Hari Kartini Tahun 2013 ini dapat dijadikan momentum bagi kaum perempuan, bukan saja di dalam menuntut hak yang sama dengan kaum lelaki tetapi lebih dari pada itu, kiranya kaum perempuan harus dapat pula secara terus menerus meningkatkan kemampuan dan potensi dirinya agar dapat berperan didalam pembangunan, khususnya pembangunan di Kabupaten Paser.

Semuanya sejalan dengan tema peringatan kali ini, yaitu ”Dengan semangat Raden Ajeng Kartini kita tingkatkan peran perempuan menuju masyarakat Paser yang sejahtera, agamais dan berbudaya”.

Hadirin yang saya hormati,

Prinsip Kesetaraan dan Keadilan antara laki-laki dan perempuan dalam pembangunan saat ini sudah tidak dapat ditawar-tawar lagi untuk senantiasa digalakkan dan sudah menjadi tanggung jawab ibu-ibu dan saudari-saudari sebagai perempuan Indonesia pada umumnya dan terkhusus Perempuan Kabupaten Paser, untuk mewujudkannya.

Perempuan Indonesia patut bersyukur karena hidup di negara yang menempatkan perempuan pada posisi layak untuk dihormati, dihargai dan dilindungi. Bukan di negara lain,  dimana perempuan dianggap sebagai warga negara kelas dua yang hak dan status sosial, ekonomi dan politiknya terkekang. Bahkan yang menyedihkan lagi sering disudutkan,  disakiti atau sebagai obyek penderita.

Dan lebih disyukuri lagi, tidak berada di sebuah negara yang pergerakan kaum Feminismenya cukup frontal dan cenderung ekstrim dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

Hadirin yang berbahagia,

Perempuan adalah pribadi yang lemah lembut dan indah.  Pahlawan perjuangan wanita Indonesia yang begitu termasyur, Raden Ajeng Kartini, berusaha memperjuangkan pendidikan untuk wanita. Dengan harapan, pendidikan yang mencukupi akan menjadi bekal bagi para wanita untuk membela dirinya.

Berpuluh-puluh tahun kemudian kesempatan untuk mengenyam pendidikan dan mendapatkan pekerjaan bagi wanita mulai terbuka, namun revolusi ini tidak menjawab semua masalah kesetaraan gender pada wanita. Untuk urusan hati, wanita masih sering dikesampingkan dan dianggap sudah biasa jika harus menelan pendapat-pendapatnya kembali.

Di Indonesia, khususnya lagi di Kabupaten Paser tidak pernah terjadi diskriminasi terhadap perempuan.

Kemajuan kesetaraan jender di di Kabupaten Paser juga telah terbukti. Banyaknya jumlah perempuan yang menduduki jabatan strategis di pemerintahan dan di politik. Bahkan di sektor bisnis, perempuan pun telah berdaya. Prestasi baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun Nasional juga ditorehkan oleh perempaun. Ini membuktikan bahwa Kabupaten Paser konsisten dalam mendukung kesetaraan jender.

Namun bukan berarti tidak ada persoalan. Angka Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kabupaten Paser pada tahun 2011 berjumlah 36 kasus dan pada tahun 2012 ada 14 kasus. Kemudian Berdasarkan data dari Departemen Pendidikan Nasional jumlah Buta Aksara di Kabupaten Paser tahun 2011 adalah  8.138 jiwa, dengan 66,68 % sebagian besar adalah perempuan. Ini adalah Pekerjaan Rumah atau PR untuk kita semua.

Hadirin yang berbahagia,

Perjuangan tentu tak akan pernah berakhir hingga kita mencapai pada sebuah tingkat kesejahteraan yang mapan dan berhasil mengentaskan kemiskinan, masyarakat yang berbudaya dan berakhlakul karimah dengan masalah sosial yang teratasi. Meski bukan menjadi sebuah tujuan akhir, semoga Kabupaten Paser kelak dapat menjadi salah satu kabupaten sejahtera di Indonesia.

Oleh karenanya, sebagai perempuan penerus Kartini Kabupaten Paser harus mempunyai semangat dan bertekad memutuskan mata rantai ketimpangan dan ketidaksetaraan ini dengan menanamkan jiwa pantang menyerah pada para generasi penerus kita dalam memperjuangkan peran dan fungsinya sebagai perempuan.

Dengan kapasitas perempuan di Kabupaten Paser yang secara kuantitas dan kualitas sangat berpotensi hendaknya dapat lebih dioptimalkan dalam memperjuangkan kesetaraan dan keadilan gender. Hendaknya  momen peringatan Hari Kartini ini, dapat menghidupkan kembali nilai-nilai yang telah diperjuangkan oleh para pejuang perempuan.

Hadirin yang berbahagia,

Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, dan saya berharap peringatan ini akan membawa perubahan positif dalam diri kita.  Sehingga peringatan kali ini menjadi sangat bermakna, dan memantapkan serta menguatkan komitmen Kartini sebagai komitmen bersama agar tidak terjadi ketimpangan peran, fungsi dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki didalam upaya kita secara bersama-sama memberikan sumbangsih dan dharmabakti kita untuk dapat meningkatkan derajat hidup dan kehidupan masyarakat Kabupaten Paser yang kita cintai ini.

Mari dengan semangat Raden Ajeng Kartini kita tingkatkan peran perempuan menuju masyarakat Paser yang sejahtera, agamais dan berbudaya.

Seperti dalam buku yang dikarang oleh Raden Ajeng Kartini, ”Habis Gelap Terbitlah Terang”.

Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan lahir dan bathin serta memberikan pertolongan dan perlindunganNya dalam kita menjalani kehidupan dan penghidupan menempuh hidup dan kehidupan ini,amiien.

Sekian, terima kasih.

Wabillahi Taufik Walhidayah, Wassalamualaikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

12343H.M. RIDWAN SUWIDI

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PISAH KENANG SISWA-SISWI KELAS XII SMA NEGERI TANAH GROGOT

Tana Paser, 28 April 2013

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.      Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paser;

Yth.      Bapak Kepala Sekolah dan Guru serta staf SMAN 1 Tanah Grogot;

Yth.      Bapak / Ibu Orang Tua Siswa;

Anak-anakku, siswa-siswi SMA Negeri 1 Tanah Grogot yang Saya banggakan;

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas segala anugrah dan hidayah-Nya pada kesempatan ini kita semua bisa hadir untuk melaksanakan acara Pisah Kenang Siswa-Siswi Kelas XII SMAN 1 Tanah Grogot.

Shalawat dan salam juga senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya.

Hadirin yang Saya Hormati,

Saat ini sebagaimana agenda dari lembaga pendidikan baik secara nasional maupun lingkup Kabupaten telah selesai melaksanakan ujian nasional dan ujian sekolah. Dengan kata lain pada saat ini setiap daerah termasuk Kabupaten Paser akan melahirkan sejumlah tenaga muda khususnya lulusan SLTA sederajat.

Dengan adanya lulusan ini berarti ada penambahan SDM yang harus melanjutkan pendidikan. Alumni SMA Negeri memang selama ini selalu lebih banyak yang melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Namun untuk daerah Kalimantan Timur, banyak juga alumni SMA Negeri yang memilih untuk bekerja dengan memasuki peluang kerja yang tersedia ataupun menciptakan sendiri lapangan pekerjaannya.

Ini disebabkan oleh karena peluang kerja di daerah ini sangat banyak, dibandingkan dengan daerah-daerah lain seperti di Pulau Jawa, Sumatera dan Sulawesi. lulusan SMA Negeri di sini relatif masih lebih mudah dalam menemukan pekerjaan.

Walaupun demikian, patut kita sadari bahwa setiap tahunnya peningkatan angkatan kerja selalu meningkat, sedangkan peluang kerja belum dapat secara signifikan mengimbanginya. Ini tentunya menjadi permasalahan yang kompleks yang dihadapi oleh kita semua, baik Pemerintah Daerah, swasta, dunia usaha maupun masyarakat secara umum.

Oleh karena itu, dalam kebijakan Pemerintah Daerah, saat ini sedang memacu sektor-sektor yang dapat meningkatkan perekonomian, membuka kelonggaran untuk investasi serta terus memacu peningkatan kualitas SDM.

Hadirin yang Berbahagia

Pemerintah Kabupaten Paser membuka kesempatan seluas-luasnya kepada alumni SLTA untuk melanjutkan pendidikan setara diploma dan strata satu dengan berbagai jurusan dan program studi di berbagai daerah, seperti di Balikpapan, Samarinda, Sulawesi dan Jawa. Hingga saat ini Pemerintah Kabupaten Paser telah mengirimkan lebih dari 1.000 alumni SLTA ke daerah-daerah tersebut. Sebagian besar telah pulang, dan telah mendapatkan pekerjaan.

Pemerintah Kabupaten akan terus berupaya menyusun program-program maupun kebijakan-kebijakan seperti ini, sehingga dapat membantu meningkatkan entelektual dan kualitas SDM masyarakat Kabupaten Paser. Oleh karena itu Saya berharap, kepada anak-anakku yang tidak lama lagi akan meninggalkan SMA Negeri Tanah Grogot, untuk selalu mencari informasi, dan menggunakan kesempatan yang telah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Paser.

Hadirin dan Anak-anakku yang Tercinta

Dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, Saya harapkan agar dalam memillih jurusan yang pro pasar. Artinya, yang tenaga atau keahliannya banyak diperlukan oleh daerah. Di Kabupaten Paser saat ini diperlukan sarjana-sarjana di bidang pendidikan dan kesehatan.

Walaupun tidak ada jaminan untuk langsung bekerja bagi alumni di kedua bidang ini, kesempatannya lebih terbuka lebar dibanding bidang lainnya.

Saya berharap pula agar kalian benar-benar selektif dalam memilih kejuruan yang akan di ikuti. Berkonsultasilah dengan orang tua dan guru untuk meneruskan ke jenjang berikutnya. Kalian harus memahami kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang di butuhkan Pemerintah Daerah dan bursa tenaga kerja ke depan. Dan jika kemudian kalian telah lulus nantinya, Saya mengharapkan kalian dapat kembali lagi untuk membangun Kabupaten Paser yang kita cintai ini.

Harapan Pemerintah Kabupaten Paser, pendidikan di daerah kita harus terus dikembangkan serta ditingkatkan mutu dan kualitasnya, Maka yang paling penting adalah bagaimana kita membenahi pendidikan kita sehingga menghasilkan generasi muda yang siap menyambut tantangan zamannya baik di dunia kerja maupun dunia akademis.

Sebagai akhir kata, semoga para peserta ujian dari SMA Negeri Tanah Grogot, pada saat pengumuman nanti, semoga lulus semua, berhasil semua, dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau mendapatkan pekerjaan bagi yang mau langsung bekerja, serta bisa mandiri membuka usaha.

Semoga sukses selalu.

Sekian terima kasih,

Wabillahi taufik walhidayah,

Wassalamualaikum wr.wb.

 

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PENUTUPAN LIGA PENDIDIKAN INDONESIA (LPI) KABUPATEN PASER TAHUN 2013

TANA PASER, 29 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

“Salam Olahraga”

Yth.       Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab. Paser;

Yth.       Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paser;

Yth.       Jajaran Pengurus KONI Paser;

Yth.       Ketua Pengurus Cabang PSSI Paser;

Yth.       Para Pemain, Pelatih serta Pendamping dan hadirin undangan yang berbahagia;

Alhamdulillah, Puji dan syukur marilah senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan rahmat serta nikmat kepada kita semua, terutama nikmat sehat yang memungkinkan kita dapat mengikuti dan menghadiri Penutupan Liga Pendidikan Indonesia Kabupaten Paser tahun 2013.

Shalawat dan salam juga senantiasa kita sampaikan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad, SAW dan keluarga serta para sahabatnya, semoga dengan berkahnya, dilepaskan kita dari segala perpecahan, dieratkan tali persatuan dan persaudaraan menuju kesejahteraan untuk kita semua.

Hadirin yang Saya Hormati,

Saya memandang Liga Pendidikan Indonesia atau turnamen sepak bola antar pelajar yang baru selesai hari ini adalah bukti nyata dan merupakan salah satu langkah positif terhadap keseriusan KONI dan para Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Paser untuk terus mengembangkan persepakbolaan di daerah yang kita cintai ini.

Untuk itu kepada anak-anakku para pelajar/atlit sepak bola dari seluruh sekolah di Kabupaten Paser, hendaknya juga dapat mengambil sikap untuk selalu memberikan dukungan, keseriusan menekuni olahraga ini, dan berupaya giat berlatih untuk dapat menjadi pemain yang lebih baik dan professional.

Dengan memiliki sikap dan persepsi serta tekad yang sama, Saya yakin sepak bola Kabupaten Paser akan bisa berbicara dan mengharumkan nama daerah pada even yang lebih tinggi seperti SMK Negeri 2 Tanah Grogot yang pada tahun 2012 lalu berhasil menjuarai Liga Pendidikan Indonesia tingkat Provinsi Kalimantan Timur.

Hadirin yang berbahagia,

Dalam kesempatan ini, ada beberapa hal yang ingin Saya sampaikan, tidak hanya pada Instansi terkait tetapi bagi KONI maupun Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Paser ataupun semua insan persepakbolaan di Kabupaten Paser, yaitu :

Pertama; agar terus melakukan pembinaan serta menghidupkan klub-klub olahraga yang ada di masyarakat.

Kedua; agar setiap kegiatan olahraga tidak selalu berpusat di Ibu Kota Kabupaten;

Ketiga; utamakan pembinaan serta pencarian bibit atlit tidak hanya terbatas pada daerah perkotaan, tetapi juga melibatkan potensi yang dimiliki masyarakat hingga ditingkat pelajar atau sekolah-sekolah yang ada di pedesaan.

Keempat; agar selalu menanamkan rasa tanggung jawab dan moralitas para atlit binaan untuk selalu berprestasi di daerahnya sendiri.

Untuk hal yang terakhir ini, patut menjadi perhatian kita bersama terkait dengan atlit binaan. Ke depan Saya berharap Kabupaten Paser tidak hanya menjadi tempat pembinaan dan pengembangan bakat atlet, tetapi sekaligus harus mampu mengangkat citra dan gengsi daerah dalam berbagai even pertandingan melalui putra-putra daerah.

Pemerintah dalam hal ini akan selalu mendorong dan memfasilitasi pengkaderan atlit termasuk mempersiapkan calon-calon atlit sedini mungkin melalui kerjasama dengan lembaga-lembaga pendidikan baik pada tingkat dasar sampai pada tingkat sekolah menengah seperti halnya kegiatan yang akan kita akhiri pada hari ini.

Dan pada kesempatan yang berbahagia ini Saya ucapkan selamat kepada para pelajar yang telah berhasil menjadi juara, dan kepada para pelajar yang belum berhasil Saya harap tidak berkecil hati, tetaplah semangat dan giat berlatih untuk meningkatkan kemampuan agar bisa meraih prestasi pada ajang olahraga lainnya di masa mendatang. Ingatlah bahwa kegagalan hanyalah sukses yang tertunda. Usia anak-anakku masih panjang, namun persiapkanlah segala sesuatunya mulai dari sekarang.

Saya juga ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia pelaksana Liga Pendidikan Indonesia yang telah bekerja keras baik tenaga maupun pikiran dalam mempersiapkan dan mensukseskan kegiatan ini.

Hadirin yang Saya hormati,

Demikian beberapa hal yang dapat Saya sampaikan, dan dengan ucapan “Alhamdulillahirabbil ‘alamin” Liga Pendidikan Indonesia Tingkat Kabupaten Paser Tahun 2013, dengan ini secara resmi, Saya nyatakan selesai.

Semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat kesehatan, kekuatan, dan kemampuan bagi kita semua dalam menghasilkan suatu karya serta prestasi yang berguna untuk masyarakat bangsa dan Negara terutama bagi daerah, Kabupaten Paser yang kita cintai dan banggakan ini.

Sekian dan Terima Kasih,

Wabilahi Taufik Walhidayah, Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PISAH KENANG SISWA-SISWI KELAS XII

SMK NEGERI 1 TANAH GROGOT

Tana Paser, 29 April 2013

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.      Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Paser;

Yth.      Bapak / Ibu Guru dan Staf SMK Negeri 1 Tanah Grogot;

Yth.      Pengurus Komite Sekolah serta Bapak / Ibu Orang Tua Siswa;

Anak-anakku, siswa-siswi SMKN 1 Tanah Grogot yang Saya banggakan;

Alhamdulillah, puji syukur kita ucapkan atas nikmat sehat-Nya, pada kesempatan ini kita semua bisa hadir untuk melaksanakan acara pelepasan siswa-siswi kelas XII SMK Negeri 1 Tanah Grogot.

Hadirin yang Saya Hormati,

Saat ini sebagaimana agenda dari lembaga pendidikan, baik secara nasional maupun lingkup kabupaten telah selesai melaksanakan ujian nasional dan ujian sekolah. Dengan kata lain, pada saat ini setiap daerah termasuk Kabupaten Paser akan melepaskan anak didik untuk melanjutkan sekolah ke jenjang berikutnya yaitu perguruan tinggi, atau dengan bekal ilmu kejuruan yang cukup mumpuni untuk bekerja.

Hadirin yang Berbahagia,

Ujian Nasional Tahun 2013 telah berlangsung. Berbagai masalah telah dilalui, semoga apa yang telah terjadi kemaren adalah sebuah pembelajaran dan pengalaman yang sangat berharga. Jika kita lihat dari sisi positifnya, sistem 20 paket soal dilengkapi dengan barcode merupakan salah satu usaha untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Namun sayangnya, fakta yang terjadi jauh panggang dari api.

Terlambatnya pengiriman paket soal ke 11 Provinsi yang meliputi Provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Gorontalo, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur menunjukkan ketidaksiapan Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Belum lagi pelaksanaan Ujian Nasional 2013 yang mundur dari jadwal semula dijadwalkan dari tanggal 15 April 2013 bergeser menjadi tanggal 18 April 2013 dimana telah membawa dampak kerugian secara psikologis bagi siswa-siswa yang telah siap melaksanakan Ujian Nasional.

Dan soal-soal yang terlambat  tiba di daerah pun menemukan masalah baru. Adanya kekurangan jumlah soal, kekurangan lembar kerja jawaban sehingga harus diperbanyak lagi. Belum lagi masalah seperti Naskah Ujian Nasional Bahasa Indonesia, Lembar Jawabannya Bahasa Inggris. Di Sampul Bahasa Indonesia, Isi Soal Bahasa Inggris.

Peristiwa ini akhirnya menuai kekecewaan dari berbagai pihak. Bagaimana pun selalu ada hikmah yang dipetik. Semoga pelaksanaan ujian yang akan datang dapat berjalan baik dan lancar.

Hadirin yang Berbahagia,

Kabupaten Paser konsisten terhadap komitmen untuk memajukan pendidikan.  Program sekolah gratis telah digulirkan sejak tahun 2006 hingga sekarang. Program Paser Berkilau untuk sekolah ke perguruan tinggi seperti PGTK, PGSD, PG dan PAUD), beasiswa stimulan bagi siswa berprestasi, tidak mampu dan unggulan selalu diprogramkan tiap tahunnya. Belum lagi program-program lainnya yang bersinergi dengan instansi lainnya.  APBD pun telah melampaui dari 20%.

Bapak / Ibu dan Anak-anak sekalian yang berbahagia,

            Keberadaan Sekolah Menengah Keguruan di Kabupaten Paser kian bertambah. Salah satunya SMKN 1 Tanah Grogot yang kian berkembang dengan bertambahnya kompetensi keahlian untuk menjawab kebutuhan sumber daya manusia dengan keahliannya.

            Pembelajaran di SMK tidak hanya aspek vokasional tetapi juga diarahkan untuk berwirausaha. Departemen Pendidikan Nasional bekerja sama dengan Departemen Koperasi dan UKM memberikan beasiswa kepada sejumlah siswa yang mampu memberikan konsep rencana bisnis yang kompetitif dan potensial.

Pentingnya SMK dapat dijelaskan dengan tiga hal berikut: pertama, SMK menghasilkan specific human capital, ketimbang  general human capital. siswa diprogram untuk berkomitmen pada ketrampilan khusus tertentu sehingga ia dapat lebih berkonsentrasi pada usaha untuk mengasah dan mengembangkan ketrampilan tersebut. Semakin khusus ketrampilan alumni SMK, semakin mudah ia mengembangkan ketrampilannya.

Kedua, keanekaragaman jalur keahlian dalam SMK, mencerminkan diferensiasi siswa/lulusan satu terhadap siswa/lulusan lainnya. Diferensiasi jalur keahlian dalam SMK mengimplikasikan spesifikasi satu lulusan tertentu terhadap satu lulusan lainnya sehingga para lulusan SMK relatif  “tidak hilang dalam kerumunan” di antara lulusan-lulusan sekolah menengah lainnya. Sehingga dapat menyediakan kebutuhan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) yang matching.

Dan yang ketiga, melalui SMK, siswa dapat “memperpendek masa studi” sehingga mengurangi beban ekonomi orangtua siswa atas pendidikan anaknya.

Hadirin dan Anak-anakku yang Tercinta

SMKN 1 merupakan salah satu sekolah kebanggaan Kabupaten Paser karena telah menerima sertifikat Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Dengan adanya ISO, saya berharap SMKN 1 Tanah Grogot lebih berkomitmen dan konsisten dalam meningkatkan mutu pendidikan sehingga bisa menjadi Sekolah Bertaraf Internasional dan segera disusul oleh sekolah-sekolah lainnya.

Pemerintah Kabupaten Paser juga berharap, terutama kepada SMKN 1 Tanah Grogot adalah dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi yang memadai sehingga sumber daya manusia (SDM) ini mampu turut serta membangun Kabupaten Paser sesuai dengan bidangnya masing-masing.

Sebagai akhir kata, semoga kelulusan yang diraih  SMKN 1 Tanah Grogot mencapai seratus persen. Semoga dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, atau mendapatkan pekerjaan bagi yang ingin segera bekerja, serta bisa mandiri membuka lapangan pekerjaan sendiri.

Sekian terima kasih,

Wabillahi taufik walhidayah,

Wassalamualaikum wr.wb.

 

BUPATI PASER

 

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA PISAH KENANG SISWA KELAS XII SMK NEGERI 3 TANAH GROGOT TAHUN 2013

TANA PASER, 29 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.       Kepala Dinas Pendidikan Kab. Paser;

Yth.       Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Tanah Grogot;

Yth.       Bapak/Ibu Guru dan Staf Akademik SMK Negeri 3 Tanah Grogot;

Yth.       Bapak/Ibu orang tua murid;

Anak-anakku / siswa-siswi SMK Negeri 3 Tanah Grogot yang Saya Banggakan.

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, karena berkat anugrah dan hidayah-Nya, pada kesempatan yang berbahagia ini kita semua bisa hadir untuk melaksanakan acara Pisah Kenang Siswa Kelas XII SMK Negeri 3 Tanah Grogot.

Tidak lupa Shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga dan para sahabatnya serta kepada kita yang hadir pada hari ini.

Hadirin yang Saya Hormati,

Pemuda merupakan generasi penerus yang menjadi pemikiran dan melalui penyusunan kebijakan dan program pemerintah menjadi prioritas dalam agenda pembangunan, dan sesuai dengan karakteristiknya, pemuda adalah potensi bagi kemajuan pembangunan. Bila tidak ditangani dengan baik akan merugikan perkembangan suatu wilayah di masa yang akan datang. Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pemuda antara lain pendidikan dan tenaga kerja di samping aspek lainnya seperti narkoba, kenakalan remaja dan pergaulan bebas yang sering menjadi perhatian kita semua.

Saat ini sebagaimana agenda dari lembaga pendidikan baik secara nasional maupun lingkup Kabupaten telah selesai melaksanakan ujian nasional dan ujian sekolah. Dengan kata lain pada tahun ini setiap daerah termasuk Kabupaten Paser akan melahirkan sejumlah tenaga muda khususnya lulusan SLTA sederajat.

Dengan adanya lulusan ini berarti ada penambahan SDM yang harus melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dan ada pula yang memilih untuk bekerja dengan memasuki peluang kerja yang tersedia ataupun menciptakan sendiri lapangan pekerjaannya.

Patut disadari pada setiap tahunnya peningkatan angkatan kerja selalu meningkat, sedangkan peluang kerja belum dapat secara signifikan mengimbanginya. Ini tentunya menjadi permasalahan komplek yang dihadapi Pemerintah Daerah.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah dalam membuat kebijakan, harus dapat memacu sektor-sektor yang dapat meningkatkan perekonomian, membuka kelonggaran untuk investasi serta terus memacu peningkatan kualitas SDM.

Hadirin yang berbahagia.

Masyarakat kita saat ini sangat membutuhkan tenaga-tenaga yang siap pakai. Daerah Kabupaten Paser tentu sangat terbantu dengan adanya Lembaga Kejuruan seperti SMK. Kemampuan siswa Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK bersaing di pasar kerja nasional dan global sudah tidak perlu diragukan. Tidak sedikit siswa SMK asal Indonesia yang telah bekerja di luar negeri.

Untuk itu Pemerintah Kabupaten Paser, terus berupaya mengembangkan dan meningkatkan kualitas program-program pendidikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hadirin dan Anak-anakku yang Tercinta.

Pada kesempatan ini, Saya berpesan kepada kalian yang telah lulus jika ingin meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi hendaknya benar-benar selektif dalam memilih kejuruan yang akan diikuti, berkonsultasilah dengan orang tua dan guru. Kalian harus memahami kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan Pemerintah Daerah ke depan. Dan jika kemudian kalian telah lulus, saya mengharapkan kalian dapat kembali untuk membangun Kabupaten Paser yang kita cintai ini.

          Untuk itu Saya menghimbau kepada SMK Negeri 3 Tanah Grogot agar terus dapat mengembangkan program-program yang memang diperlukan oleh masyarakat kita. Sehingga di semua bidang pekerjaan dapat diisi oleh tenaga kerja kita. Dan yang paling penting adalah bagaimana membenahi pendidikan kita sehingga menghasilkan generasi muda yang siap menyambut tantangan zamannya baik di dunia kerja maupun dunia akademis.

Sebagai akhir kata, semoga para peserta ujian dari SMK Negeri 3 Tanah Grogot, saat pengumuman dapat memperoleh kelulusan 100 persen, berhasil semua, dapat bekerja sesuai dengan keahliannya, dapat meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi serta bisa mandiri membuka usaha dan semoga sukses selalu.

Sekian dan Terima Kasih,

Wabilahi Taufik Walhidayah,

Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

 

ttd

 

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA RAPAT PEMBAHASAN PENYIAPAN TRAYEK BATAS KAWASAN HUTAN KABUPATEN PASER

TANA PASER, 29 April 2013

 

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.       Kepala Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah IV Samarinda;

Yth.       Para Kepala SKPD teknis terkait Kabupaten Paser;

Yth.       Para Camat dan Kepala Desa undangan Panitia Tata Batas;

Yth.       Hadirin dan segenap undangan Rapat Pembahasan Penyiapan Trayek Batas Kawasan Hutan Kabupaten Paser;

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, bahwa atas rahmat dan hidayah-Nya kita semua masih diberikan kesehatan dan diperkenankan hadir untuk bersilaturahmi di tempat ini dalam acara “RAPAT PEMBAHASAN PENYIAPAN TRAYEK BATAS KAWASAN HUTAN KABUPATEN PASER ”.

Tak lupa shalawat dan salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah Nabi Besar Muhammad SAW, yang telah membawa umat manusia kepada alam yang terang benderang dan penuh ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, Kami selaku pimpinan di jajaran Pemerintahan Kabupaten Paser, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan kebaikan bagi kita semua.

Hadirin yang saya hormati,

Sudah kita ketahui bersama bahwa hutan sejak dahulu telah dijadikan sebagai lahan untuk mencari nafkah hidup dan sejak itu pula telah ada kearifan lokal manusia untuk melindungi serta melestarikan hutan dan lingkungan.

Seperti kita ketahui pula, bahwa hutan memiliki manfaat yang langsung maupun tidak langsung bagi kehidupan manusia, menjadi sumber bahan pangan, sumber oksigen, sumber obat-abatan dan tempat hidupnya berbagai habitat satwa. Hutan juga berfungsi sebagai pengatur sistem tata air, kontrol pola iklim dan pemanasan bumi, ekowisata, pusat pendidikan serta penelitian, dan lain-lain, sehingga keberadaan hutan haruslah kita pertahankan serta dikelola dengan baik.

Hadirin yang Saya muliakan,

Berdasarkan SK Menteri Kehutanan Republik Indonesia Nomor : 79/Kpts-II/2001 tanggal 15 Maret 2001, total luas kawasan hutan dan perairan di Provinsi Kalimantan Timur adalah 14.641.333 Hektar dimana didalamnya termasuk kawasan hutan di wilayah Kabupaten Paser seluas 659.208 Hektar atau 57% dari luas wilayah Kabupaten Paser. Namun setelah disesuaikan dengan realisasi pelaksanaan tata batas kawasan hutan dari UPTD Planologi Kehutanan Balikpapan yang dahulu bernama (Sub BIPHUT Balikpapan) dan penunjukan sebagian APL menjadi Tahura, luas kawasan hutan Kabupaten Paser bertambah menjadi menjadi 680.823 Hektar atau 59% dari luas wilayah Kabupaten Paser, dengan rincian  Cagar Alam seluas 107.787 Hektar, Tahura seluas 3.965 Hektar, Hutan Lindung seluas 123.805 Hektar dan Hutan Produksi seluas 445.266 Hektar.

Hadirin yang saya hormati,

Perlu diinformasikan bahwa kurang lebih 80% kawasan hutan Kabupaten Paser telah dilakukan penataan batasnya sejak tahun 1991 sampai 2002 secara bertahap oleh Sub BIPHUT Balikpapan yang saat ini telah menjadi UPTD Planologi Kehutanan Balikpapan. Namun demikian diyakini sebagian besar masyarakat Kabupaten Paser belum mengetahui dimana letak batas hutan dimaksud.

Ketidaktahuan ini menjadi faktor utama pemicu sering timbulnya masalah pada wilayah hutan, dari pembabatan hutan, illegal logging, perambahan liar, sampai dengan klaim kepemilikan tanah. Oleh karena itu, persoalan tata batas kawasan hutan ini perlu diperhatikan dan dicarikan solusinya, terutama sistem penataan batas kawasan hutan harus diketahui oleh semua pihak dan unsur-unsur terkait, agar supaya ada rasa tanggung jawab dan kesadaran memiliki dan menjaga hutan secara bersama-sama. Jangan hanya jajaran kehutanan dan Balai Pemantapan Kawasan Hutan saja yang tahu batas kawasan hutan.

Hadirin peserta rapat yang saya hormati,

 Kabupaten Paser mempunyai komitmen yang tinggi terhadap keberadaan sektor kehutanan yaitu dengan menyelenggarakan fungsi konservasi, rehabilitasi, dan perhutanan sosial serta komitmen dalam tertib perijinan peruntukan penggunaan lahan.

Komitmen ini tentu selaras dengan arah kebijakan dan strategi pembangunan kehutanan yang tertuang dalam Renstra Kementerian Kehutanan RepubIik Indonesia Tahun 2010-2014 yaitu “Hutan lestari untuk kesejahteraan masyarakat yang berkeadilan”, sehingga saya menyambut baik pembahasan mengenai persiapan trayek tata batas kawasan hutan Kabupaten Paser ini, dengan harapan akan semakin melindungi keberadaan dan fungsi dari hutan itu sendiri. Namun demikian Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Kehutanan seharusnya juga arif dan adil dalam mewujudkan arah kebijakan dan strategi dimaksud terutama dalam penunjukan dan penetapan kawasan hutan. Hal ini saya sampaikan karena perlu diketahui bahwa di Kabupaten Paser terdapat 30 desa definitif dalam kawasan hutan, terdiri dari 14 desa dalam CA, 15 desa dalam KBK dan 1 desa dalam HL, dimana tingkat kesejahteraannya masih dalam garis kemiskinan.

Hadirin yang saya hormati,

Masyarakat yang tinggal dalam kawasan hutan tersebut tidak dapat bebas berusaha di atas tanahnya sendiri karena batasan dan ketentuan yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Untuk desa-desa yang berada dalam KBK, berharap dari kebijakan Kementerian Kehutanan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam kawasan hutan seperti Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan, dan lain-lain tidak dapat terealisasi karena wilayah desa-desa tersebut telah dibebani IUPH2K, sedangkan untuk desa-desa yang berada dalam CA lebih tidak memungkinkan lagi karena berdasarkan ketentuan kawasan CA tidak diperkenankan untuk diusahakan dalam bentuk apapun, padahal pemukiman tersebut jauh sudah ada sebelum diterbitkannya peta kehutanan. Hal ini dikhawatirkan cepat atau lambat akan memicu munculnya konflik kesenjangan sosial dengan masyarakat yang bermukim di luar kawasan hutan yang bisa mengelola lahannya tanpa ada larangan.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Paser telah mengusulkan enclave pemukiman dan perubahan status sebagian kawasan hutan menjadi APL/KBNK dalam revisi RTRW Provinsi Kalimantan Timur seluas kurang lebih 135.966 Hektar namun yang dapat direkomendasikan oleh Tim Terpadu RTRWP hanya seluas kurang lebih 37.675 Hektar atau 27,71% saja.

Dalam kesempatan yang baik ini, harapan saya kegiatan penyiapan trayek batas kawasan hutan di Kabupaten Paser dapat memperhatikan kondisi riil di lapangan dan kepada Kepala BPKH Wilayah IV Samarinda, saya mohon untuk dapat mem-follow up usulan perubahan status kawasan hutan yang belum diakomodir Tim Terpadu RTRWP Kalimantan Timur ke Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kehutanan RI.

Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan bisa dipertanggungjawabkan, sehingga mampu menghasilkan dan memberikan manfaat yang besar bagi kita semua.

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan, jika ada kurang dan khilaf mohon maaf. Selamat melaksanakan pembahasan penyiapan trayek batas kawasan hutan Kabupaten Paser, dan semoga dapat memperoleh hasil yang terbaik.

Sekian dan Terima Kasih

Wabilahi Taufik Walhidayah, Sumassalamualikum Wr.Wb.

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

SAMBUTAN BUPATI PASER

PADA ACARA SOSIALISASI UNDANG-UNDANG NO.14 TAHUN 2008 TENTANG KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK

TANA PASER, 30 April 2013

Assalamualaikum Wr. Wb.

Yth.     Para Asisten dan Kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Paser;

Yth.     Kepala Bidang Dokumentasi dan Informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur;

Yth.     Para narasumber, hadirin serta undangan yang berbahagia;

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan anugrah serta hidayah-Nya, sehingga kita masih diberikan kesehatan untuk dapat hadir dan mengikuti kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Tidak lupa shalawat dan salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Baginda Rasulullah, Nabi Besar Muhammad SAW, bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya.

Hadirin yang Saya hormati,

Seperti telah kita ketahui bersama, bahwa Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) setelah disahkan dan mulai diberlakukan efektif di seluruh wilayah Indonesia sejak tahun 2010 lalu. Saya memandang upaya-upaya kita untuk mempelajari dan memahami serta mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan Undang-Undang tersebut harus mampu direalisasikan dan salah satu implementasinya yaitu dengan membentuk Pejabat Pengelola Informasi dan Dokemuntasi (PPID).

Pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik  sangatlah penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, karena ciri dari masyarakat modern adalah diterapkannya tata kelola yang baik dari negara, termasuk institusi pemerintah dan swasta. Dan ciri yang paling menonjol dari tata kelola yang baik dari masyarakat modern adalah layak gugat atau akuntabilitas, transparansi, efisiensi dan efektivitas. Untuk mewujudkan semua itu diperlukan suatu prasyarat utama yaitu Keterbukaan Informasi Publik.

Selain itu, keberadaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik sangat berkaitan dengan hak setiap orang untuk memperoleh informasi, dan kewajiban Badan Publik untuk menyediakan serta melayani permohonan informasi secara cepat, tepat waktu, biaya ringan dan proporsional serta dengan cara yang sederhana. Oleh karena itu, fungsi inilah yang harus dilaksanakan dan menjadi tanggung jawab Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).

Hadirin yang Saya hormati,

Dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 28F disebutkan bahwa “Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari dan memperoleh, memiliki dan menyimpan informasi”. Pemerintah Kabupaten Paser sebagai salah satu badan publik dengan fungsi dan tugas pokok memberikan pelayanan kepada masyarakat, mempunyai komitmen untuk menjalankan dan memenuhi ketentuan-ketentuan yang tertuang dalam Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik dengan sebaik-baiknya sehingga dapat menjamin kebutuhan masyarakat dalam memperoleh informasi yang sesuai dengan haknya.

Namun demikian, dalam menyampaikan informasi kita juga perlu memilah dan mengkaji informasi-informasi yang dapat dikecualikan, khususnya yang apabila dibuka dan diberikan kepada pemohon informasi publik dapat mengganggu kepentingan perlindungan hak atas kekayaan intelektual atau hal-hal lain yang juga diatur dalam ketentuan perundang-undangan.

Saya memandang bahwa Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik sangat relevan dengan keinginan kita khususnya bagi Pemerintah Kabupaten Paser dalam upaya mewujudkan tata kelola dan manajemen Pemerintah Daerah yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Paser juga terus bekerja keras guna mewujudkan terciptanya transparansi dalam menyusun kebijakan maupun operasional penyelenggaraan pemerintahan untuk kepentingan pengabdian kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Saya berharap kita seharusnya lebih siap dalam pelaksanaan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, karena program-program kerja yang sedang dan akan kita kerjakan kedepan sudah mengacu pada tercapainya Transparansi dan Akuntabilitas yang menjadi substansi dari Undang-Undang ini. Insya Allah, jika kita sungguh-sungguh mengerjakan semua ini, maka Pemerintah Kabupaten Paser akan menghasilkan layanan informasi yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan terutama dalam mendukung semua proses pembangunan daerah yang kita cintai ini.

Hadirin yang Saya hormati

Demikianlah beberapa hal yang dapat Saya sampaikan. Semoga Allah SWT, senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kita untuk menunaikan amanah yang diberikan kepada kita semua, Amien ya rabbal ‘alamin. Dan dengan ucapan “Bismillahirrahmanirahim”, kegiatan Sosialisasi Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, hari ini Selasa, tanggal 30 April 2013 secara resmi Saya nyatakan dimulai.

Sekian dan terima kasih,

Wabillahit taufiq wal hidayah

Wassalamu ’alaikum wr wb

BUPATI PASER

ttd

H.M. RIDWAN SUWIDI

 

 

 

Fri, 26 Jul 2013 @10:43

Copyright © 2018 Jimi paser · All Rights Reserved